hai, orang berdosa - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Monang Simamora

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 Maret 2022

Selasa, 15 Maret 2022 08:46 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • hai, orang berdosa

    Puisi Untuk semua orang, dalam kehidupan yang sementara, agar tetap mengingat sang pencipta, di tengah-tengah kesibukannya.

    Dibaca : 851 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Baiklah yang punya mulut berbicara

    Berbicara kepada Allah kita

    Sebab Allah kita mahakuasa

    Berserulah kepada-Nya agar engkau tidak binasa.

     

    Bukannya engkau dijadikan-Nya

    Dijadikan-Nya dalam rahim ibu kita

    Dia  membentuk kita begitu rupa

    Sebagai ciptaan-Nya yang begitu mulia.

     

    Jika engkau mendengar janji-Nya

    Itu melebihi emas dan permata

    Emas dan permata yang sedikit guna

    Tiada banding dengan firman-Nya.

     

    Hai, anak manusia yang selalu berdosa

    Kapankah engkau memandang kepada Bapa kita

    Bukankah Ia yang selalu memandangmu dari sorga

    Menanti kapan hatimu berkata, aku datang ya, Bapa.

     

    Ingatlah bahwa engkau debu dan nafas Allah

    Yang memiliki waktu hanya sementara

    Selagi engkau masih dapat bersuara

    Bertobat dan percayalah segera.

     

    Hatimu yang keras itu mungkin berkata

    Ah, Tuhan Yesus tidak bersuara kepada saya

    Mengapa aku harus datang kepada-Nya

    Bukankah aku bisa hidup tanpa Dia.

     

    Hai, orang berdosa

    Ingatlah bahwa engkau bukan siapa-siapa

    Debu tanah menjadi bahan engkau ada

    Tapi lihatlah engkau jadi berharga.

     

    Maukah engkau mengakuinya

    Bahwa debu tanah menjadi bahan engkau ada

    Sebelum harimu tiba, berserulah

    Saat nafasmu sudah tiada, tiada kesempatan kedua.

     

     

     

     

    Ikuti tulisan menarik Monang Simamora lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.