SLB dan Kurikulum Merdeka - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Unjuk kerja siswa SLB

uswatin hamidah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Kamis, 31 Maret 2022 06:39 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • SLB dan Kurikulum Merdeka

    Kesiapan SLB dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka

    Dibaca : 1.714 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

              Pendidikan di Indonesia senantiasa memperhatikan harapan setiap peserta didiknya. Peserta didik yang tergolong berkebutuhan khusus memperoleh hak yang sama dengan setiap warga negara lainnya. Regulasi Pendidikan yang tertuang di dalam Undang-undang Nomor. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 32 disebutkan bahwa: “Pendidikan khusus (pendidikan luar biasa) merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, dan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa” (Indonesia, 2003).Hadirnya Undang-undang Nomor. 20 Tahun 2003 tentang hak memperoleh pendidikan kepada setiap warga Negara Indonesia tidak terkecuali kepada anak berkebutuhan khusus ABK). Warga negara Indonesia yang berkebutuhan khusus dan penyandang kelainan lainnya berpeluang penuh memperoleh pendidikan.

               Demikian halnya dalam diberlakukannya beberapa kebijakan pendidikan. Kebijakan pendidikan sebagai perubahan untuk keberhasilan pendidikan. Salah satu kebijakan yang baru diretas oleh Menteri Pedidikan dan Kebudayaan adalah jargon ”Merdeka Belajar”. Merdeka belajar juga berlaku kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus dan penyandang kelainan lainnya. Merdeka Belajar di Sekolah Luar Biasa berlaku kepada peserta didik juga pendidik dan lembaga pendidikannya. Menurut BSNP atau Badan Standar Nasional Pendidikan, pengertian kurikulum merdeka belajar adalah suatu kurikulum  pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Di sini, para pelajar (baik siswa maupun mahasiswa) dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai dengan bakat dan minatnya

             Merdeka belajar sebagai gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan upaya dalam peningkatan kemajuan pendidikan. Pendidikan yang maju merupakan hak semua warga negara Indonesia. Pendidikan yang berhasil juga harus dirasakan oleh anak berkebutuhan khusus sebagai warga negara Indonesia. “Sekolah penyelenggaraan pendidikan inklusif diperuntukkan bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus, sebagai wujud disamaratakannya pendidikan dan pengajaran melalui cara mencerdaskan bangsa yang selaras sesuai dengan pesan pendidikan bahwa adanya education for all (pendidikan untuk semua) sebagai salah satu usaha meningkatkan partisipasi anak-anak bersekolah (pemerataan kesempatan pendidikan)”(Nana, 2019).

          Merdeka belajar merupakan bagian dari berubahnya sistem pendidikan dan pengajaran. Pemerintah dalam melakukan inovasi terhadap sistem pendidikan tentunya sistem pendidikan inklusif pun mesti diperhatikan. (Rizki Amalia & Ulva, 2020), Demikian adanya dengan SLB Muhammadiyah Lamongan. Salah satu sekolah yang siap untuk berpartisipasi  pada program Merdeka Belajar.  Merdeka Belajar bagi peserta didik berkebutuhan khususakan lebih mengembangkan potensi dan kompetensimereka. Peserta didik berkebutuhan khusus dan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik akan membuat siswa bahagia dalam menempuh pendidikan. Peserta didik diberi kebebasan untuk mengakses ilmu dan lebih mampu mengembangkan potensinya tentunya siswa dan guru lebih kreatif,  pembelajaran di SLB pendekatannya lebih personal, tersegmentasi, dan tidak seragam. Sehingga pelaksanaanya disesuaikan dengan kebutuhan minat, bakat, dan kompetensi dari murid. Dari sisi spektrum merdeka belajar, SLB itu lebih merdeka daripada sekolah umum. Jadi, kita akan memberikan lebih banyak sumber daya dan perhatian lagi sehingga SLB juga bisa membantu sekolah-sekolah lain

           Di SLB Muhammadiyah Lamongan sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkecimpung dalam mendidikan anak berkebutuhan khusus SLB Muhammadiyah siap mendukung program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memulai pelaksanaannya secara bertahap pada tahun ajaran 2021 ini. Dengan belajar memahami apa itu kurikulum merdeka, dengan memberi bekal pada pendidik untuk meningkatkan diri dalam menyambut kurikulum merdeka, merdeka belajar juga merdeka mengajar bagi semua pendidik di  SLB Muhammmadiyah Lamongan. Terus bergerak untuk maju demi anak-anak berkebutuhan khusus, dengan keyakinan dan dedikasi yang tinggi dari  para pendidik dalam mengembangkan potensi anak berkebutuhan khusus dengan berbagai pendekatan yaitu secara individual, tersegmentasi dengan berragamnya karakteristik pada diri anak berkebutuhan khusus, dan pelaksanaanya disesuaikan dengan bakat, minat dan kemampuan anak. SLB Muhammadiyah Lamongan siap terus bergerak untuk maju dan berbagi demi anak anak bangsa yang istimewa.

         

    menggambar

    Berenang

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.