Pentingnya Emas Sepak Bola Sea Games 2021 - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Pesepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Vu Van Thanh (kanan) dalam pertandingan grup B Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura, Rabu, 15 Desember 2021. Pertandingan ini berakhir imbang tanpa gol. ANTARA/Humas PSSI

muhammad rizal

Pemula
Bergabung Sejak: 27 Maret 2022

Kamis, 14 April 2022 07:07 WIB

  • Sport
  • Topik Utama
  • Pentingnya Emas Sepak Bola Sea Games 2021

    Emas Sea Games yang terakhir didapatkan oleh cabang olahraga sepakbola putra adalah tahun 1991. 31 tahun puasa gelar tahun ini harus diakhiri, selain untuk menambah koleksi emas sekaligus untuk menambah persiapan jelang Kualifikasi Piala Asia 2023 bulan Juni nanti.

    Dibaca : 1.317 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    31 tahun, itulah kata-kata pertama yang muncul ketika mendengarkan prestasi terakhir Timnas Indonesia mendapatkan medali emas di cabang olahraga sepakbola ajang SEA Games. Sebagian besar suporter Indonesia bisa jadi belum lahir ketika medali emas itu berhasil kita dapatkan. Tahun ini SEA Games 2021 Vietnam terpaksa diundur yang menjadikannya akan diadakan sekitaran bulan Mei 2022. Ajang ini pula menjadi tantangan untuk pelatih Shin Tae-yong serta kolega pelatih lainnya, dimana PSSI selaku federasi sepakbola menuntut dirinya mampu mendapatkan medali emas karena pada dua ajang SEA Games sebelumnya secara berurutan Indonesia mendapatkan medali perunggu (2017) dan perak (2019).

    Apalagi prestasi sebelumnya di Piala AFF 2020 yang dilaksanakan pada 2021 tahun kemarin yang mampu mencapai partai puncak dengan mayoritas pemain berusia di bawah 23 tahun merupakan sebuah prestasi yang layak untuk diperhitungkan. Keputusan Shin Tae-yong untuk memotong generasi dan fokus untuk membentuk Timnas Indonesia yang diisi mayoritas terbukti mampu memberikan harapan baru tentang sepakbola putra Indonesia yang lebih baik dan kuat. Karenanya mendapatkan medali emas dirasa bukan targer yang muluk, walaupun dalam pembagian grup dimana Indonesia masuk dalam grup A bersama dengan Vietnam, Timor Leste, Myanmar, dan Filipina bukan perkara yang mudah untuk lolos ke babak semifinal.

    Namun, dalam sepakbola apapun bisa terjadi dan medali emas SEA Games tahun ini bukanlah hal yang mustahil. Jika Indonesia mampu mendapatkan prestasi terbaik diajang ini tentu akan menambah kepercayaan diri Timnas Indonesia dalam menghadapi ajang penting lainnya, yaitu Kualifikasi Piala Asia 2023 yang akan dilaksanakan bulan Juni pada tanggal 8-14. Harapan untuk lolos Piala Asia 2023 setelah mendapatkan medali emas tentu akan menambah motivasi dan mental pemain untuk membuktikan bahwa mereka layak naik kelas menuju persaingan Asia. Apalagi Timnas Indonesia sudah cukup lama tidak lolos Piala Asia, yaitu 16 tahun dimana terakhir kita lolos pada gelaran Piala Asia 2007 saat Indonesia menjadi tuan rumah.

    Untuk ajang Kualifikasi ini pun Indonesia bisa dikataan berada di grup yang berat karena berada satu grup dengan Kuwait, Jordania, dan Nepal. Jelas Shin Tae-yong punya tugas yang tidak mudah, selain medali emas SEA Games dan lolos Piala Asia 2023 dalam waktu yang berdekatan. Karenanya Shin Tae-yong memiliki strategi untuk memakai 70% skuad yang bermain di SEA Games nanti digabung dengan beberapa skuad senior dan jika lancar akan mendapatkan tiga pemain naturalisasi baru yang sampai saat ini proses pindah warga negaranya masih tersendat. Mereka adalah Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Jordi Amat yang bermai di Liga Eropa yang diharapkan mampu mengangkat kemampuan Timnas Indonesia kedepannya.

    Harapannya tentu jelas, medali emas SEA Games dan lolos Piala Asia 2023. Semoga terwujud.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.