Iwan Sumule Sebut Biang Gaduh Wacana 3 Periode Presiden Berasal dari Sosok Pejabat Ini

Rabu, 20 April 2022 07:37 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mendengar kabar adanya rencana duel Denny Siregar dan Novel Bamukmin, menuai rekasi dari Ketua Majelis Aktivitas Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule. Iwan Sumule tak habis pikir mengapa karena satu sosok pejabat yang buat gaduh, jadi masyarakat yang hendak ribut dan kelahi.

Wacana 3 periode presiden semakin memanas. Puncaknya saat aksi demonstrasi BEM SI pekan kemarin yang menolak wacana 3 periode presiden dan Ade Armando ditemukan babak belur, meski belum diketahui siapa pengeroyoknya.

Kegaduhan semakin menjadi kala Denny Siregar dan Novel Bamukmin dikabarkan akan duel. Denny Siregar menyebut pengeroyok Ade Armando adalah “kadrun" yang akhirnya menimbulkan ketegangan dirinya dengan Novel Bamukmin.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mendengar kabar adanya rencana duel Denny Siregar dan Novel Bamukmin, menuai rekasi dari Ketua Majelis Aktivitas Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule. Iwan Sumule tak habis pikir mengapa karena satu sosok pejabat yang buat gaduh, jadi masyarakat yang hendak ribut dan kelahi.

Ya, pembuat gaduh sebenarnya yang dimaksud Iwan Sumule adalah pembantu Jokowi yang lebih dahulu mengklaim bahwa dirinya mempunyai data 110 juta warganet Indonesia menginginkan Pemilu 2024 diundur.

Banyak masyarakat yang menyangsikan big data yang dipunyai pejabat publik ini karena tidak ada yang merada pernah ditanyai pendapat soal Pemilu 2024. Masyarakat pun mendesak sosok tersebut untuk membuka big data yang ia miliki. Namun, seberapa keras publik berjuang mendesaknya, pejabat tersebut tetap bungkam.

Padahal, big data yang digemborkan inilah yang membuat keonaran di masyarakat hingga melakukan aksi demonstrasi yang menolak tegas wacana 3 periode presiden.

Lebih lanjut, Iwan Sumule kemudian mengimbau Denny Siregar dan Novel Bamukmin untuk sama-sama mengesampingkan hal yang bisa memecah bela negeri ini. Menrut Iwan Sumule, lebih baik menyatukan suara untuk menolak penguasa memperpanjang masa jabatan atau wacana 3 periode presiden.

“Kesampingkan yang menambah kegaduhan. Karena keadaan memanggil dan membutuhkan semua anak bangsa. Bersatu, bersama, bahu-membahu selamatkan Indonesia. Sebelum terlambat!” ungkapnya.

Karena sekarang ini baik itu “kadrun”, mahasiswa bahkan hingga pendukung Jokowi itu sendiri sedang bersatu dan berjuang menolak rencana penundaan pemilu yang berujung pada perpanjangan masa jabatan presiden lebih dari 2 periode.

Apakah kamu juga setuju dengan Ketua ProDEM tersebut bahwa sekarang rakyat harus berfokus menolak wacana 3 periode presdien ketimbang saling ribut?

Bagikan Artikel Ini
img-content
Sutri Sania

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler