Datanglah, Isi Kepala dan Buku-bukuku - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Keputusan atasan yang melahirkan baris perlawanan

Romi Assidiq

Pecinta Sastra
Bergabung Sejak: 29 November 2021

Jumat, 29 April 2022 06:32 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Datanglah, Isi Kepala dan Buku-bukuku


    Dibaca : 565 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Seperti malam yang sudah-sudah, penaku mengalir habis tanpa makna. Sia-sia, kosong, hampa, percuma. Entah kenapa, biasanya aku tidak serendah ini di hadapan buku kosong.

    Larut malam, kian memuncak. Entah, mungkin sudah ratusan kertas yang kusobek berhamburan di lantai. Lebih dari lima gelas kopi yang kutandaskan, untungnya aku tidak merokok. Jika iya, mungkin sudah puluhan linting kusulut habis. 

    Juga setumpuk buku yang tidak tertata memenuhi lantaiku, sisa referensi yang tak jua membuahkan karya.

    "Ide di mana dirimu?" tanyaku, pada kepala yang dikelilingi kunang-kunang.

    Bombana, 3 Januari 2020.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.







    Oleh: Harna Silwati

    Minggu, 1 Mei 2022 07:53 WIB

    Puisi : Hari Raya

    Dibaca : 609 kali

    Puisi : Hari Raya



    Oleh: Romi Assidiq

    Jumat, 29 April 2022 12:43 WIB

    Aku Adalah Bahu

    Dibaca : 533 kali


    Oleh: Romi Assidiq

    Jumat, 29 April 2022 12:43 WIB

    Inilah Cinta

    Dibaca : 510 kali