Puisi | Sisi Tuhan - Fiksi - www.indonesiana.id
x

image: painting by Alain Amar

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 11 Mei 2022 13:47 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Puisi | Sisi Tuhan

    Sastra, Puisi, Renungan

    Dibaca : 422 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    aku melakukan yang terbaik setiap hari
    meski beberapa hari terbukti lebih buruk dari lainnya
    aku di mana-mana aku dibutuhkan
    tidak perlu lebih penting dari yang lain

    aku di sana untuk menenangkan setiap kekhawatiran
    aku basah oleh setiap air mata
    aku menanggung beban setiap sakit hati
    dan aku akan bertahan melawan setiap ketakutan

    aku mengambil tangan mereka yang harus pergi
    dan berjalan di samping mereka ke gerbang
    dan duduk berjaga di samping tempat tidur
    dari semua yang menderita masih menunggu

    aku memeluk jiwa-jiwa yang lelah itu
    yang berbaring tanpa tidur sepanjang malam
    begitu sarat dengan penderitaan mereka yang menyedihkan
    mereka telah kehilangan keinginan untuk menjalani hidup ini

    aku membisikkan kata-kata kekuatan dan kelembutan
    untuk memberi mereka harapan lagi
    dan mengisi hati mereka dengan semua cintaku
    untuk membantu jiwa mereka pulih

    aku memiliki begitu banyak yang bergantung padaku
    tetapi aku punya cinta yang tiada habisnya tuk dibagikan
    aku bisa duduk dan menghiburmu sendirian
    dan masih ada di mana-mana

    tetapi bagaimana iblis bekerja melawanku
    saat dia mengepalkan tangannya yang mengerikan
    dia mengarahkan pandangannya pada semua jiwa rapuh itu
    serta memangsa orang berdosa

    aku merasakan betapa marah dan dikhianati yang engkau rasakan
    ketika Iblis tampaknya bangkit
    meyakinkan engkau bahwa aku tidak peduli
    dan aku tidak lagi di sisimu

    tetapi aku akan selalu menanggung rasa sakitmu yang terdalam
    dan membawanya untukmu
    bahkan saat engkau menyerah padaku
    aku tidak akan menyerah padamu

    aku tahu hidup ini bisa sangat melelahkan
    dan kerugiannya bisa sangat besar
    tetapi aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian
    atau kepercayaanmu padaku akan hilang

    aku memperhatikanmu setiap detik
    dan aku melihat semua yang engkau lakukan
    dan betapa menakjubkan pemandangan yang engkau lihat
    ketika melihat dari sudut pandangku

    kita bersama dalam perjuangan ini
    dan tidak ada yang tidak bisa kita lakukan
    selama engkau berdiri kokoh di sisiku
    dan aku juga berdiri teguh di sampingmu

    ***
    Solo, Rabu, 11 Mei 2022. 7:45 am
    'salam hangat penuh cinta'
    Suko Waspodo
    suka idea
    antologi puisi suko

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.





    Oleh: masdiyanto

    Sabtu, 14 Mei 2022 16:30 WIB

    Rindu

    Dibaca : 295 kali

    Puisi : Rindu


    Oleh: masdiyanto

    Kamis, 12 Mei 2022 20:48 WIB

    Perempuanku

    Dibaca : 411 kali

    Puisi : Perempuanku





    Oleh: Harna Silwati

    Minggu, 1 Mei 2022 07:53 WIB

    Puisi : Hari Raya

    Dibaca : 730 kali

    Puisi : Hari Raya