Puisi: Entahlah - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Sumber gambar: Brilio

sucahyo adi swasono

Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang (PTS); Call Center: 0856 172 7474
Bergabung Sejak: 26 Maret 2022

Kamis, 19 Mei 2022 13:21 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Puisi: Entahlah

    Sajak tentang "tak habis pikir". Boleh jadi, itulah esensinya ...

    Dibaca : 882 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    tak boleh ada kamus patah arang

    kala mengekspresikan konsepsi universal

    yang lepas akan kecenderungan nan keberpihakan

    kecuali pada yang hak, objektif, adil nan setimbang

    karena sesungguhnya yang demikian yakinlah aku

    oleh sebab dari Tuhan semata

    dan, inilah proses perjalanan dimulainya sejarah perjuangan

     

    bicara rangkaian sistematika, satu dengan lainnya adalah tak terpisahkan, jalinan!

    jangan sampai terpenggal, sebab bakal menjadi fatal

    sebagian terunggah di ruang ini, sebagian lainnya terganjal

    mengapa?

    akupun tak habis pikir

    memang, tak selamanya dan selalu diterima

    setiap apa yang dikemuka tentang sebuah nilai

    meski itu yang seharusnya dan yang semestinya, apa adanya

     

    manakala lontaran konsepsi hak tak lagi ditanggapi

    dengan lapang dada kukembalikan saja ke dalam saku

    sambil menunggu waktu, di ruang mana akan kulontarkan lagi

    semoga!

     

    Kota Malang, Mei hari kesembilan belas, Dua ribu dua puluh dua,

    (Bagimu negeri kami mengabdi, semata hanya karena Ilahi Rabbi ...)  

     

      

    Ikuti tulisan menarik sucahyo adi swasono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.