Hampir Dilupakan, Taman Bacaan Ajarkan Kembali Pola Hidup Sehat Anak-anak - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Minggu, 22 Mei 2022 05:42 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Hampir Dilupakan, Taman Bacaan Ajarkan Kembali Pola Hidup Sehat Anak-anak

    Novo Club dan Taman Bacaan Lentera Pustaka edukasi pola hidup sehat dan bersih anak-anak usia sekolah. Mulai dari potong kuku hingga minum air putih

    Dibaca : 588 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sebagai bagian dari cosial movement dan ikhtiar memperjuangkan pola hidup sehat, Novo Club Bogor by Paragon melakukan edukasi pola hidup sehat dan bersih yang dihadiri 40 anak-anak Taman Bacaan Masyarakat Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor (20/05/2022). Bertindak sebagai edukator, Ade Maulana Mahasiswa Semester 6 Sastra Sunda Unpad) yang mengajarkan cara hidup sehat yang paling sederhana dan dapat dilakukan anak-anak usia sekolah. Mulai dari potong kuku secara rutin, memperbanyak minum air putih, dan hidup bersih.

     

    Belakangan pola hidup sehat dan bersih di kalangan anak-anak hamper terabaikan. Seperti potong kuku secara rutin minimal seminggu sekali, setidaknya dapat mencegah penularan penyakit diare dan cacingan serta infeksi jamur. Minum air putih, anak-anak pun membutuhkan 2,1–2,4 liter atau 8–10 gelas per hari untuk anak usia 9–13 tahun. Agar membantu fungsi metabolisme tubuh terjaga dengan baik sehingga sulit terkena penyakit. Pola hidup sehat dan bersih pada anak-anak pun dapat membuat aktivitas harian anak jadi nyaman, di samping suasana hatijadi tenang.

     

    Intinya, edukasi pola hidup sehat dan bersih dilakukan untuk menjaga tubuh anak-anak agar tidak mudah sakit dan memelihara kesehatan mental anak. Karena itu, TBM lentera Pustaka bersama Novo Club Bogor memandang pentingnya edukasi hidup sehat dan bersih di kalangan anak-anak taman bacaan. Maklum saat ini, banyak anak lupa waktu saat main gawai atau menonton TV sehingga pola hidup sehat relatif terabaikan.

     

    “Saya sangat mendukung komunitas dan organisasi yang lakukan edukasi pola hidup sehat dan bersih ke anak-anak usia sekolah. Potong kuku, rajin mandi, minum air putih dan lainnya sering dianggap sepal. Sehingga anak-anak lupa, cara melakukannya dengan baik dan berkualitas. Inilah peran taman bacaan, selain jadi tempat membaca buku” ujar Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka di sela acara.

     

    Sehat tentu bukan hanya fisik tapi juga mental. Maka salah satunya, anak-anak pun diajarkan untuk bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa. Karena banyak bersyukur merupakan cara yang sangat ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran siapa pun. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik. Seperti di taman bacaan, membaca buku pun bisa jadi obat untuk memelihara Kesehatan baik fisik maupun mental. Salam literasi #EdukasiHidupSehat #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka

    Ikuti tulisan menarik Syarifudin lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.