Kongres Biasa Askot PSSI Kota Depok 2022, Sukses! - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

pssi

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 30 Mei 2022 06:19 WIB

  • Sport
  • Topik Utama
  • Kongres Biasa Askot PSSI Kota Depok 2022, Sukses!

    Bukan rahasia lagi, sebuah organisasi olah raga, khususnya sepak bola, bernama PSSI di tingkat pusat, Asosiasi Provinsi (Asprov) di tingkat provinsi, Asosiasi Kabupaten (Askab), dan Asosiasi Kota (Askot) akan dapat bernafas sesuai dengan fungsi dan kedudukannya, bila dalam tubuh organisasi itu sehat.

    Dibaca : 1.048 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Bukan rahasia lagi, sebuah organisasi olah raga, khususnya sepak bola, bernama PSSI di tingkat pusat, Asosiasi Provinsi (Asprov) di tingkat provinsi, Asosiasi Kabupaten (Askab), dan Asosiasi Kota (Askot) akan dapat bernafas sesuai dengan fungsi dan kedudukannya, bila dalam tubuh organisasi itu sehat.

    Arti sehat di sini, sekurangnya ada pemimpin dan pengurus yang kompeten sesuai bidang dan pengalaman. Memahami dan mampu mengaplikasikan dan menjalankan semua rambu-rambu kepemimpinan, keorganisasian, serta didukung oleh stakeholder terkait. Pun didukung sepenuhnya oleh badan organisasi, mulai dari pengurus dan anggota.

    Sehingga, guliran roda organisasi akan mendapatkan banyak dukungan, kemudahan, fasilitas, pun suport dari berbagai stakeholder dan berbagai pihak dalam hal anggaran dan lain sebagainya. Tanpa itu semua, mustahil organisasi akan dapat berjalan sesuai visi-misi-tujuan-sasaran, dll.

    Terpenting, siapa pun yang duduk dalam organisasi, mulai dari pengurus hingga para anggotanya, wajib ikhlas dan amanah. Tidak menjadikan organisasi hanya sekadar tempat untuk gaya-gayaan, sok-sok-an. Tidak untuk kendaraan kepentingan pribadi, kelompok, golongan, hingga terselubung untuk kepentingan politik.

    Sebab, sudah bukan rahasia lagi, di PSSI pusat yang usianya menjelang 93 tahun, ada pihak yang hingga kini terus memanfaatkan organisasi dan duduk di dalamnya, hanya sebagai kendaraan politik, hanya untuk kepentingan pribadi, kelompok, golongan, bahkan hanya sebagai tempat mencari makan.

    Karenanya, prestasi Timnas pun terus hanya menjadi sekadar impian publik. Jangankan bersaing di tingkat dunia atau Asia. Tingkat Asia Tenggara saja, masih terus tercecer. PSSI tak pernah memiliki Training Center untuk Timnas. Mengabaikan pondasi akar rumput, membiarkan wadahnya salah kaprah, dll.

    Dalam anggaran pun, selalu mengandalkan uang rakyat, via stakeholder terkait. Penyebabnya, banyak pengurus yang hanya praktisi, tapi tak kompeten dan tak mumpuni dalam persoalan kepemimpinan, keorganisasian, akademisi, dan persoalan-persoalan mendasar menyoal benang kusut sepak bola nasional, hingga terus tak dapat diurai. Atau malah dibiarkan kusut, karena yang kusut tak memberikan keuntungan bagi mereka, bila diurus.

    Lancar

    Bila di PSSI pusat, hingga kini publik sepak bola nasional terus resah dengan kondisinya, hingga bicara prestasi Timnas terus sekadar utopia, khayalan, sebab bicara sepak bola nasional, saya sebut analoginya adalah: PSSI=Voter=Uang=Kepentingan=Politik, maka Kongres Biasa (KB) Askot PSSI Kota Depok, yang diselenggarakan pada Sabtu, 28 Mei 2022 di Gedung Pertemuan Balai Kota Depok L.10, berjalan sejuk.

    Agenda KB yang di antaranya ada pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding (KB), sebab pada tanggal 23 Juli 2022, akan diselenggrakan Kongres Luar Biasa (KLB) Askot PSSI Kota Depok, bergulir lancar sesuai rundown acara.

    Menariknya, dalam Sidang KB, semua agenda tak ada satu pun yang tak didukung oleh Voter yang hadir. Bahkan, saat agenda Pemberian Sanksi kepada Anggota Klub karena melanggar aturan. Voter pun sepakat. Sehingga, dalam KB ini, Klub anggota Askot PSSI Kota Depok yang awalnya berjumlah 52 Tim=53 Voter (Divisi Utama, Divisi I, dan Divisi II), berkurang menjadi 45 Tim=45 Voter, plus 1 Voter dari Asosiasi Futsal Kota Depok.

    Dengan demikian, Voter yang akan terlibat pada KLB Askot PSSI Kota Depok, 23 Juli 2022 menjadi 46 Voter.@ Laporan Program Kerja dan Keuangan pun diterima bulat oleh Voter. Begitu pun, saat pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding. Ini sangat menarik. Menariknya, pihak Askot PSSI Kota Depok, bahkan masing-masing sudah mengusulkan 3 (tiga) nama calon sesuai rapat Exco. Calon-calon itu pun berasal dari Voter dan menyisakan masing-masing 2 (dua) kuota untuk diisi oleh Voter, serta masing-masing 1 (satu) slot cadangan.

    Semua usulan dari Pihak Askot, semua langsung disetujui Voter. Begitu pun tambahan masing-masing tiga slot untuk KP dan KB, dalam tempo cepat langsung terisi. Suasana sangat kekeluargaan.

    Saya simpulkan, Kongres Biasa (KB) berjalan sejuk. Artinya, kinerja Pengurus Askot PSSI Kota Depok berjalan sesuai Program dan Laporannya pun dapat diterima Voter meski ada kendala wabah Corona.

    Arti lainnya, para Voter pun menyadari bahwa Askot PSSI Kota Depok, telah berupaya dengan sekuat daya, menjalankan Program dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Faktanya, ada anggota yang disanksi dicabut hak Voternya dalam KLB mendatang. Ada anggota yang dikeluarkan dari anggota.

    Lebih dari itu, para Voter pun mengesampingkan persoalan kepentingan pribadi, kelompok, golongan, atau politik, bila ada dalam kepengurusan Askot, tetapi lebih berpikir bahwa Askot PSSI Kota Depok bukan hanya sekadar nama. Bukan hanya tempat numpang nama-nama pengurus dan kepentingannya masing-masing.

    Tetapi para Voter melihat bukti nyata atas Program yang telah diapungkan, dijalankan, dapat dipertanggungjawabkan, amanah. Kegiatannya didukung stakeholder terkait, didukung sarana dan prasarana Stadion yang memadai, dan lain sebagainya.

    Hal paling menarik lainnya adalah melalui Ketua Umum Askot PSSI Kota Depok, Mayadi Rakasiwi, dalam Pidato Kongres, disampaikan pesan kepada Voter dengan rendah hati. Mayadi menyebut dan sangat menghormati para sesepuh, para senior, sehingga selalu membuka diri untuk dipandu, diarahkan, dikasih kritik dan saran atas hal-hal yang salah dan melenceng dalam kepemimpinan, keorganisasian, visi-misi-tujuan, dan program.

    Ikuti tulisan menarik Supartono JW lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Adiatman

    5 hari lalu

    Bernalar Kritis

    Dibaca : 596 kali