Rumah Pintar “Al-Fikri” Pulo Ampel Didirikan Atas Rasa Kepedulian terhadap Anak-anak Sekitar - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Berawal dari rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap kondisi anak-anak usia sekolah akan kebutuhan wadah sebagai tempat belajar. Maka digagaslah pendirian Rumah Pintar \x201cAl-Fikri\x201d yang diprakarsai Hambali.

Abyan Kudsi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Mei 2022

Jumat, 3 Juni 2022 05:36 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Rumah Pintar “Al-Fikri” Pulo Ampel Didirikan Atas Rasa Kepedulian terhadap Anak-anak Sekitar

    Berawal dari rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap kondisi anak-anak usia sekolah akan kebutuhan wadah sebagai tempat belajar. Maka digagaslah pendirian Rumah Pintar “Al-Fikri” yang diprakarsai Hambali

    Dibaca : 969 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Berawal dari rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap kondisi anak-anak usia sekolah akan kebutuhan wadah sebagai tempat belajar. Maka digagaslah pendirian Rumah Pintar “Al-Fikri” yang diprakarsai Hambali dan kawan-kawan. Berlokasi di Kampung Gunung Butak III, RT 009/ RW 004, Desa Banyuwangi, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

    Berada di rumah Hambali selaku pendiri dan pengelola,  Rumah Pintar “Al-Fikri” sebenarnya sudah digagas sejak dua tahun lalu, namun secara sah diresmikan pada 10 Maret 2022. Dengan keterbatasan koleksi buku bacaan dan pelajaran, terutama untuk anak usia  sekolah dasar (SD) hingga SLTA, di Rumah Pintar ini  anak-anak bisa mendapatkan les privat dan bebas membaca di perpustakaan. “Hingga kini kita masih keterbatasan koleksi bahan bacaan, jadi bagi donatur yang bersedia mendonasikan buku atau lainnya akan kami terima dengan tangan terbuka,” kata Hambali didampingi relawan Ahmad Supendi, Rabu (1/6/2022).

    Kata Hambali, awal pendirian Rumah Pintar “Al-Fikri” sebagai bentuk keprihatinan dirinya terhadap kondisi anak-anak di sekitar lingkungannya yang masih belum terwadahi secara maksimal dalam hal pembelajaran, terutama mereka yang berasal dari golongan masyarakat ekonomi terbatas. “Dengan terbentuknya Rumah Pintar ini, insya Allah bisa membantu kegiatan mereka dalam aktivitas yang positif, seperti membaca dan kegiatan belajar lainnya,” tuturnya.

    Ditambahkan Ahmad Supendi, andil masyarakat untuk berkontribusi dalam menunjang kelancaran aktivitas Rumah Pintar sangat diperlukan. “Ya, siapa tau ada yang mau menyumbang buku-buku bacaan anak yang memang sudah tidak terpakai daripada dibuang lebih baik disumbangkan, maupun berdonasi lainnya Insya Allah akan lebih bermanfaat,” kata Supendi. (abyan)

    Ikuti tulisan menarik Abyan Kudsi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Adiatman

    5 hari lalu

    Bernalar Kritis

    Dibaca : 596 kali