Mengenang Penyair Québec: Hector de Saint-Denys Garneau - Analisis - www.indonesiana.id
x

Hector de Saint-Denys Garneau. Wikipedia

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Senin, 13 Juni 2022 22:22 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Mengenang Penyair Québec: Hector de Saint-Denys Garneau

    Mengenang sosok Penyair Québec: Hector de Saint-Denys Garneau adalah membaca kreativitas dan karya berkualitas. Ia mengekal dan tak lekang oleh hujan serta lapuk oleh zaman.

    Dibaca : 641 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

     Hector de Saint-Denys Garneau (13 Juni 1912 – 24 Oktober 1943) adalah penyair Prancis-Kanada yang dihormati. Garneau wafat pada usia 31 karena penyakit jantung rematik.

    Tulisan Saint-Denys Garneau menandai titik balik dalam sejarah puisi Québec. Ia meninggalkan sejumlah puisi yang laazim ditulispara penyair terdahulu. Kelak ia dinobatkan sebagai penyair penting dari Quebec Kanada.

    Pengamat seni Michelline Walker (2012) dalam blog prubadinya menyatakan bahwa, dalam tulisan Garneau, mengungkapkan kehalusan rasa dalam berpuisi. Ini jika dibandingkan dengan para penyair Kanada yang menulis dalam bahasa Prancis. Garneau menulis dalam salah satu puisinua, bahwa kebahagiaan tidak dapat diraih. “Kebahagiaan itu berbahaya” ungkap Garneau.

    Proses Kreatif Garneau

    Garneau mendapat perhatian sebagai penyair sebagai anak laki-laki berusia 13 tahun, ketika puisinya "Le dinosaure" meraih juara 1 dalam kompetisi tingkat provinsi. Dua tahun kemudian dia dianugerahi hadiah oleh Asosiasi Penulis Kanada untuk puisinya "L'automne."

     

    Garneau menulis puisi secara produktif antara tahun 1934 dan 1937. Meskipun,Garneau produktif menulis puisi, ia dikabarkan dapat menulis 13 puisi dalam sehari, namun kumpulan puisi yang diterbitkan oleh Garneau pada 1937 berjudul “Regards et jeux dans l’espace”  hanya memuat  28 puisi yangterkumpul dalam Regards et jeux dans l'espace.

     

    Kumpulan puisi tersebut mengungkapkan tentang masa kanak-kanak saat di pedesaan. Secara nostalgia membangkitkan keadaan rahmat yang tak dapat diingat. Lanskap spiritual penyair itu mengubah penderitaan dan ekstasi yang terputus-putus menjadi gambar jalan setapak yang ditumbuhi rumput, burung-burung yang jauh terbang, atau kebakaran hutan, atau lagi-lagi sebuah rumah bersalju dengan jendela tertutup, simbol kesedihan atau kemurungan."

    .

     

     

    Mendedikasikan hidupnya pada puisi, lukisan dan musik, selama 3 tahun berikutnya ia banyak bergaul dengan para intelektual muda. Selama tahun 1930-an ia juga menyimpan Jurnalnya, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh John Glassco pada tahun 1962 dan menyusun puisi untuk muncul dalam satu-satunya kumpulan puisinya, Regards et jeux dans l'espace  atau Melihat dan Bermain di Luar Angkasa (1937).

     

     

    Dua puisinya yang indah akan dikutipkan dan saya terjemahkan, sebagai berikut.

     

    Accompagnement

     

    Je marche côté d'une joie

    D'une joie qui n'est pas moi

    D'une joie moi que je ne puis prendre

     

    Saya terjemahkan sebagai berikut.

     

    aku menyusur di balik suka cita

    ada kebahagiaan yang bukan milikku

    ada suka cita yang tak kunikmati

     

    (terjemahan: Slamet Samsoerizal)

     

     

     

    Le Jeu

    Ne me dérangez pas je suis profondément occupé

     

    Un enfant est en train de bâtir un village

    C'est une ville, un comté

    Et qui sait

    Tantt l'univers

     

     

    Saya terjemahkan sebagai berikut.

     

    Jangan usik aku, aku sangat sibuk

     

    ada bocah  sibuk membangun desa

    itu kota, kabupaten

    siapa yang tahu?

    demi dan demi alam raya

     

    (terjemahan: Slamet Samsoerizal)

     

     

    Syairnya yang intens dan introspektif, penuh dengan gambaran kematian dan keputusasaan, membedakannya dari regionalisme sastra Kanada yang berlaku dan sangat memengaruhi para penyair yang mengikutinya. seorang penyair dan pelukis Kanada Prancis, yang "secara anumerta dipuji sebagai pemberita kebangkitan sastra Quebec pada tahun 1950-an". Dia disebut Quebec "penyair modern pertama".

     

    Untuk penyakitnya, ia menulis karya-karya seperti "Gaze to Play in the Sky"  dan "Lonely" yang terus-menerus mempertanyakan makna filosofis tentang keberadaan dan kematian.

     

    Setelah kematian Garneau, puisi-puisinya yang tidak diterbitkan dikumpulkan oleh Elie dengan judul "Les Solitudes", dan diterbitkan pada tahun 1949 bersama dengan Regards... as Poesies completes: Regards et jeux dans l'espace, Les solitudes. Dictionary of Literary Biography mencatat, pengaruh Garneau baru terlihat setelah penerbitan Poesies-nya selesai pada tahun 1949.

    Sejak saat itu jumlah studi tentang kehidupan dan pekerjaannya telah berlipat ganda. Pada tahun 1960, Garneau "dianggap sebagai pelopor utama puisi Prancis-Kanada kontemporer."

     

    Pada tahun 1962, penyair Kanada F.R. Scott menerjemahkan 10 puisi Garneau ke dalam bahasa Inggris untuk bukunya, Saint-Denys Garneau dan Anne Hebert. Glassco menerbitkan Terjemahan Lengkap Puisi Hector de Saint-Denys Garneau pada tahun 1975. Buku Glassco memenangkan Penghargaan Dewan Kanada untuk terjemahan tahun itu.

     

    Regards et jeux dans l'espace juga diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada tahun 2011 oleh George J. Dance, dan diterbitkan pada tahun itu sebagai Looking and Playing in Space .  Puisi Garneau juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol oleh Luis Vicente de Aguinaga, dan diterbitkan pada tahun 2007 sebagai Todos y cada uno.

    Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.