Mengenal Black Sapote, si Kesemek Hitam - Analisis - www.indonesiana.id
x

Rilda Gumala

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Rabu, 15 Juni 2022 15:28 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Mengenal Black Sapote, si Kesemek Hitam

    Mengenal si Kesemek Hitam, buah unik yang belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Rasanya yang manis dengan tekstur lembut dan berwarna hitam, sering dinyatakan oleh para penyuka kuliner kalau rasa black sapote seperi rasa puding coklat. Penasaran? Silahkan buktikan sendiri!

    Dibaca : 1.393 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Ketika berkunjung ke sebuah nursery, kami bertemu tanaman black sapote. Menurut sang empunya black sapote ini rasanya seperti puding coklat. Black sapote sebenarnya termasuk kesemek, kulit buahnya berwarna hijau sedangkan daging buahnya berwarna hitam, makanya disebut juga kesemek hitam. Namun ada juga yang menyebutnya sawo hitam.

    Kesemek hitam (diospyros nigra) berasal dari Meksiko dan tumbuh di sana pada ketinggian 1500 -1800 m dpl. Sedangkan di Indonesia dapat tumbuh di dataran rendah 200-500 m dpl. Bentuk buahnya mirip buah apel namun berkelopak seperti buah manggis dengan ukuran diameter 10 cm. Jika buah black sapote telah matang  ditandai dengan buah yang mudah retak dan lunak.

    Di Padang kami baru melihat black sapote di nursery tadi, namun sayang buahnya belum waktunya untuk dipanen. Pastinya  penasarankan  bagaimana rasa buah black sapote ini, kata sang pemilik, rasanya seperti puding coklat, tekturnya yang lembut dengan rasa manis benar-benar mengundang selera. Selain itu  yang terpenting adalah buah kesemek hitam ini kaya nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.  Black sapote mengandung vitamin C, vitamin A, fosfor, zat besi,potassium, kalsium,  dan serat. Baik untuk kesehatan jantung, tulang , pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Untuk membudidayakan tanaman black sapote tidaklah sulit, tinggal beli bibit unggul hasil okulasi/cangkok agar nantinya lebih cepat dipanen serta buahnya akan sama dengan tanaman induknya. Ada beberapa nursery yang menjualnya secara online  dan dapat dikirim ke seluruh  wilayah Indonesia.

    Bibit yang baru dibeli  sebaiknya diadaptasikan dulu dengan lingkungan mikro tempat penanaman. Setelah itu dapat dilakukan penanaman yang diawali dengan membersihkan lahan penanaman  dan membuat lubang tanam dengan ukuran lubang tanam 40cmx40cmx40cm. Selain itu juga dapat ditanam di dalam pot besar  sebagai tabulampot.  

    Masukkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam bersamaam dengan tanah bekas pengalian lubang tanam, tanam bibit black sapote, lalu timbun kembali dengan tanah dan dipadatkan di sekitar perakaran tanaman. Terakhir jangan lupa menyiram bibit tanaman yang baru saja ditanam di lahan penanaman atau di dalam pot.  Selama masa pertumbuhan tanaman harus dirawat dan dipelihara dengan baik. Pembersihan gulma harus dilakukan jika ada gulma yang tumbuh. Sedangkan pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk buatan seperti NPK, Urea atau dapat juga pupuk kandang.

    Menunggu black sapote berbuah tentu masih lama sedangkan kita sudah ingin mencicipi enaknya rasa buah black sapote. Sambil menunggu tanaman black sapote yang dibudidayakan sendiri berbuah , kita dapat membeli bibit black sapote di beberapa toko online. Harganyapun bervariasi berkisar 100-150 K per kilogramnya. Wow, ternyata peluang untuk berbisnis black sapote masih terbuka sangat luas.

    (Dari Berbagai sumber)

     

     

     

     

    Ikuti tulisan menarik Rilda Gumala lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.