Pustakawan Desa di Kabupaten Serang Dilatih Keterampilan dan Pengetahuan - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

DPKD Pemkab Serang memberikan pelatihan lanjutan tenaga pengelola perpustakaan desa se -Kabupaten Serang, di Aula Tb Saparudin, Selasa (28/06/2022).

Abyan Kudsi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Mei 2022

Rabu, 29 Juni 2022 13:11 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Pustakawan Desa di Kabupaten Serang Dilatih Keterampilan dan Pengetahuan

    Sepuluh desa yang mendapatkan pelatihan dari 10 kecamatan, meliputi Desa Citamana Kecamatan Ciomas, Desa Tegla Maja Kecammatan Kragilan, Desa Kamasan Cinangka, Desa Pengawinan Kecamatan Bandung, Desa Teras Kecamatan Carenang, Desa Siremen Kecamatan Tanara, Desa Singarajan Kecamatan Pontang, Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan, Desa Ranca timur Kecamatan Kopo, dan Desa Kubang Jaya Kecamatan Petir.

    Dibaca : 774 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang memberikan pelatihan lanjutan tenaga pengelola perpustakaan desa se -Kabupaten Serang, di Aula Tb Saparudin, Selasa (28/06/2022). Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kualitas para pengelola perpustakaan.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKD Kabupaten Serang Ida Nuraida mengungkapkan, pelatihan yang diperuntukan para pustakawan lanjutan yang diikuti  10 desa dari 10 kecamatan. “Untuk setiap desanya kita ambil dua orang, yaitu untuk menambahkan pengetahuan keterampilan sesuai prosedur,”ujar Ida.

    Sepuluh desa yang mendapatkan pelatihan dari 10 kecamatan, meliputi Desa Citamana Kecamatan Ciomas, Desa Tegla Maja Kecammatan Kragilan, Desa Kamasan Cinangka, Desa Pengawinan Kecamatan Bandung, Desa Teras Kecamatan Carenang, Desa Siremen Kecamatan Tanara, Desa Singarajan Kecamatan Pontang, Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan, Desa Ranca timur Kecamatan Kopo, dan Desa Kubang Jaya Kecamatan Petir.

     Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Pemkab Serang ini berkeinginan agar perpustakaan desa lebih berkembang dengan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memadai, kemudian bisa berinklusi sosial. “Artinya, punya manfaat bukan hanya ilmu itu yang di dapat dari perpustakaan tapi bisa di praktekkan untuk kesejahteraan masyarakat. Misalnya, contoh ada buku bersumber misal dari tata boga, membuat lainnya jadi masyarakat bisa mempraktekan,”kata Ida.

    Oleh karena itu, Ida mengajak kepada masyarakat lebih ditingkatkan lagi untuk lebih gemar membaca. Karena membaca adalah salah satu jendela pengetahuan. “Mudah-mudahan ilmu yang di dapat dari buku sangat bermanfaat, mari kita ke perpustakaan desa,” kata Ida.

    Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca DPKD Kabupaten Serang, Andi Suriati mengatakan, pelatihan lanjutan dari tahun 2021 di peruntukan bagi tenaga pengelola perpustakaan diharap perpustakaan di desa bisa lebih di tingkatkan pengelolannya. “Karena selama ini meski banyak perpustakaan di desa, tapi karena SDM kurang keterampilan pengelolaannya juga masih kurang. Jadi lebih jelasnya tujuan pelatihan ini untuk lebih memaksimalkan pengelolaan perpustakaan di desa,”ujarnya. (*/abyan)

    Ikuti tulisan menarik Abyan Kudsi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.