Apapun yang Kamu Berikan Akan Kembali Kepadamu - Analisis - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi Dialog. Gerd Alatmann dari Pixabay.com

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

Kamis, 30 Juni 2022 13:49 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Apapun yang Kamu Berikan Akan Kembali Kepadamu

    Semua ucapan dan tindakanmu akan kembali kepadamu. Bagaimana kalau sudah terlanjur berkata dan bertindak jahat? Sila baca terus.

    Dibaca : 972 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Oleh: Bambang Udoyono, penulis buku

    Di dunia nyata dan di dunia maya saat ini sering sekali terlihat ujaran dan tindakan yang menyakiti liyan.  Di media sosial setiap hari terucap ujaran tidak patut.  Demikian juga di dunia nyata. Berita kekinian tentang café yang membuat heboh adalah bukti kesekian.  Dalam situasi kekinian yang demikian itu ada baiknya kita cermati kata mutiara dari Maulana Jalaludin Rumi, sang sufi dari Konya, Turkiye.

    Quote Rumi

     

    “If you dig a pit for others to fall into, you will fall into it yourself.”  “Jika kamu menggali lubang agar orang terjatuh ke dalamnya, kamu sendiri akan jatuh ke situ”.   Itulah kalimat bijaksana dari Maulana Jalaludin Rumi, sufi kondang dari Konya, Turki.  Apa maksudnya?  Mari kita bahas.

    Tindakan akan kembali

     

    Saya kira kalimat itu adalah anjuran Rumi kepada kita semua agar tidak memiliki pikiran, rencana dan perbuatan jahat kepada orang lain.  Perbuatan jahat mungkin membawa keuntungan tapi hanya dalam jangka pendek.  Dalam jangka panjangnya perbuatan jahat justru merugikan si pelakunya.  Rumi mengibaratkan si pelakunya akan terjatuh sendiri ke dalam lubang yang dibuatnya untuk menjebak orang lain. 

    Tindakan jahat tersamar

     

    Perbuatan jahat memang ada yang nampak terang benderang tapi ada juga yang samar samar.  Perbuatan yang samar atau disamarkan inilah yang membuat sebagian orang yang hatinya kurang sehat dan kurang bersih terpedaya.  Mengumbar lisan (dan tulisan) seperti gibah, pelecehan, adu domba, misalnya.  Sepintas tidak terasa sebagai kejahatan  berat.  Tapi kalau kita lihat sejarah Indonesia ternyata dampaknya dahsyat sekali.  Coba lihat  penderitaan nenek moyang kita yang selama ratusan tahun dijajah.  Hartanya dijarah penjajah, marwahnya direndahkan, dianiaya, dibunuh, difitnah dsb.  Penjajahan itu berhasil antara lain dengan taktik pecah belah dan kuasai (divide and rule).   Mataram yang dulu perkasa hancur berantakan dan dijajah karena diadu domba.  Bukankah ini kejahatan kemanusiaan yang luar biasa.   Pelakunya bisa saja lolos dari hukum manusia di dunia, tapi pasti tidak akan lolos dari hukum Allah swt di akherat.  Allah swt sangat tegas. 

    Ampunan Allah

     

    Bagaimana kalau sudah terlanjur memiliki kata atau perbuatan jahat?  Jangan khawatir.  Allah swt maha pengampun.  Allah swt akan mengampuni kecuali dosa syirik alias menyekutukan Allah swt.  Inilah beberapa ayat Al Qur’an tentang ampunan Allah swt.

    Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).

    Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya?”  (QS. At Taubah: 104).

     

    Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisa’: 110).

    Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.” (QS. An Nisa’: 145-146).

    Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah: 74).

    Karena itu mumpung masih belum terlambat mari kita memohon ampunan.  Tentu saja ada tata caranya memohon ampunan.  Batasnya terlambat adalah kematian.  Sesudah mati pintu ampunan sudah ditutup.  Selama masih hidup kita masih diberi kesempatan memohon ampunan.  Manfaatkan sebaik baiknya kesempatan ini.

    Ringkasan

     

    Apapun yang kamu berikan akan kembali kepadamu. Kata dan perbuatanmu akan kembali kepadamu cepat atau lambat. Masalahnya kadang kita tidak menyadari berbuat jahat. Kadang perkataan dan perbuatan tidak terasa jahat.  Sehingga banyak orang melakukannya. Tapi jangan khawatir karena Allah maha pemaaf. Segeralah mohon ampunanNya. Dan tinggalkan, jangan diulangi.

    Ikuti tulisan menarik Bambang Udoyono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.