Indonesia dan UEA Kerja Sama, Langkah Cerdas Membangun Industri Pertahanan Negara - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Ferguso Kubangun

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 10 Juli 2022 11:57 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Indonesia dan UEA Kerja Sama, Langkah Cerdas Membangun Industri Pertahanan Negara

    Indonesia bekerja sama dengan UEA dalam bidang pengembangan industri pertahanan. Kerja sama ini tujuannya baik yaitu mengembangkan industri pertahanan dan kemandirian alat utama sistem senjata (alutsista), maka kerja sama tersebut menjadi sinyal positif bagi keseriusan Indonesia untuk mencapai komitmen. 

    Dibaca : 640 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Kerja sama antar negara memang harus dilakukan. Negara tidak bisa berdiri sendiri tanpa kerja sama dengan negara lain. 

    Tentu hal positif dalam menjalin kerja sama. Seperti halnya kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). 

    Indonesia bekerja sama dengan UEA dalam bidang pengembangan industri pertahanan. 

    Tentu kerja sama tersebut dinilai positif. Kita mengetahui bahwa UEA ini adalah negara maju. 

    Kerja sama ini tujuannya baik yaitu mengembangkan industri pertahanan dan kemandirian alat utama sistem senjata (alutsista), maka kerja sama tersebut menjadi sinyal positif bagi keseriusan Indonesia untuk mencapai komitmen. 

    Benar juga kata Pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi. 

    Kerja sama kedua pihak ini sebagai sinyal positif dalam pengembangan industri alutsista dalam negeri. 

    Kerja sama ini untuk membantu dan mengembangkan industri pertahanannya, Indonesia harus terus membangun kolaborasi dengan banyak pihak, terutama terkait teknologi alutsista, target pemasaran, dan juga pengembangan sumber daya manusia.

    Ada beberapa hal yang bisa dikolaborasikan, dan Indonesia sendiri bisa menawarkan banyak hal kepada UEA, yang dikenal sangat menaruh perhatian pada sistem peringatan/kewaspadaan dini dan penguasaan ruang udara secara militer.

    Melalui kerja sama antara Indonesia dan UEA, maka riset, pengembangan dan produksi BUMN pertahanan akan lebih optimal. 

    Teknologi-teknologi pertahanan yang dimiliki UEA dapat dimanfaatkan juga untuk pengembangan alutsista generasi baru yang diproduksi bersama kedua negara.

    "Saya melihat kerja sama ini cerdas, karena kalau hanya melihat untuk kebutuhan dalam negeri maka harga produk pertahanan akan kecil dan tidak kompetitif. Kerja sama antara Indonesia dan UEA tersebut menjadi upaya untuk memperluas pasar bagi produk pertahanan Indonesia," kata dia.

    Dalam kesempatan terpisah, pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, mendukung kerja sama antara Indonesia dan UEA dalam pengembangan industri pertahanan.

    "Memang sejatinya industri pertahanan dalam negeri harus dibangun dan diperkuat, namun tanpa melibatkan pihak lain maka upaya tersebut akan sulit," kata dia.

    Kerja sama dalam pengembangan industri pertahanan ini harus dibangun bukan hanya dengan UEA, melainkan juga dengan negara-negara lain yang memiliki kapabilitas teknologi dan produksi industri pertahanan lebih maju.

    Belajar dari pengalaman perang antara Rusia dan Ukraina, setiap negara termasuk Indonesia harus bersiap jika sewaktu-waktu terpaksa menghadapi perang. "Mau tidak mau, Indonesia harus membangun industri pertahanannya dengan UEA maupun negara-negara lainnya adalah sebuah keniscayaan," ujar dia.

    Hal terpenting adalah bagaimana kerja sama pengembangan industri pertahanan antara Indonesia dan UEA seimbang, setara dan saling menguntungkan, terutama berkaitan dengan transfer teknologi. 

     

    Sumber: Antaranews.com

    Ikuti tulisan menarik Ferguso Kubangun lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.