Menciptakan Iklim Politik yang Sehat - Analisis - www.indonesiana.id
x

Pemilu-Serentak.-Foto-Bali-Post.

Juandi Manullang .

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Agustus 2019

Senin, 25 Juli 2022 12:12 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Menciptakan Iklim Politik yang Sehat

    Tahapan pemilu sudah digelar. Saatnya partai politik yang ingin mengikuti kontestasi bersiap-siap untuk melakukan pendaftaran dan verifikasi sehingga terdaftar sebagai peserta pemilu

    Dibaca : 659 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Tanggal 14 Juni 2022 yang lalu telah ditetapkan dan dimulai tahapan pemilu 2024. Tahap pertama yang akan dilaksanakan adalah pendaftaran dan verifikasi partai politik. Agenda tersebut tentu sangat penting bagi partai politik besar dan partai politik baru untuk melengkapi berkas-berkas administrasi agar terdaftar sebagai peserta pemilu.

    Bukan itu saja sebenarnya, partai politik pun akan bergegas untuk mencari calon-calon wakil rakyat maupun calon presiden pemimpin bangsa dan negara Indonesia kedepannya.

    Di tahun ini sampai tahun depan, pastinya perpolitikan di Indonesia akan semakin memanas karena partai politik akan berlomba mengusung kader terbaiknya sebagai pemimpin.

    Bahkan, persaingan akan sengit dan ada kubu-kubu yang terbentuk di masyarakat sehingga situasi politik memanas.

    Iklim politik yang sehat 

    Politik menurut F. Isjwara adalah salah satu perjuangan untuk memperoleh kekuasaan atau sebagai teknik menjalankan kekuasaan-kekuasaan. Namun demikian, dalam menggapai kekuasaan haruslah tetap berpegang pada politik yang sehat. Hal tersebut sangat layak sekali kita ciptakan agar masyarakat tidak terkotak-kotak hingga saling serang dengan kelompok politik yang lain hanya karena beda pandangan politik dan pilihan politik.

    Meskipun tahapan pemilu 2024 sudah dimulai, bukan berarti partai politik atau peserta pemilu tidak mampu memberikan kesejukan. Tentu bisa. 

    Caranya dengan sebuah edukasi di masyarakat dan kesadaran bahwa iklim politik yang sehat itu sangatlah penting. Kontestasi politik bukanlah ajang untuk mendukung pasangan calon dengan berlebihan, tetapi tetap jaga kedamaian demi terjaminnya situasi yang sejuk.

    Partai politik berperan untuk menunjukkan bahwa kontestasi politik akan berjalan sejuk sehingga rakyat nyaman dan aman dalam mendukung pilihan mereka.

    Jangan sampai dimainkan politik identitas berbasis SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) dan kampanye hitam. Tetapi tunjukkan politik yang sehat dimana tidak ada saling hina, ejek maupun menjelekkan pasangan lain dan tidak mengajak masyarakat untuk sangat fanatik terhadap pilihan mereka.
    Penting sekali sebuah kontestasi politik itu berjalan baik agar tidak merusak persatuan dan kesatuan sehingga terpilih pemimpin yang terbaik dan bisa juga memperkuat persatuan bangsa.

    Oleh karena itu, partai politik dan masyarakat diharapkan tidak perlu terlalu agresif, terlalu berlebihan dalam mendukung pasangan calon tertentu. Harus mau untuk ikut serta menciptakan politik yang sehat dan sejuk demi kepentingan kita bersama.

    Kita harus bisa belajar dari pemilu sebelumnya agar pemilu 2024 mendatang jauh lebih baik dan lebih sejuk terutama terciptanya pemimpin yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat banyak dan bisa berkontribusi baik untuk negeri ini dan memberikan pembangunan yang lebih luas dan bermanfaat.

    Iklim politik yang sehat di masa-masa tahapan pemilu ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Akan terciptnya pendukung yang kondusif dan bisa memainkan perannya dengan baik dan tidak merusak rasa persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa. Semoga saja semua peserta pemilu dan masyarakat mau untuk bersama-sama dalam menciptakan pemilu yang sehat dan terhindar dari segala pelanggaran.

    Keinginan kita bersama sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemilu yang berintegritas dan bermartabat. Harapannya, keinginan kuat dari diri untuk berkontestasi politik secara sehat kita tunjukkan bersama demi kebaikan demokrasi kita kedepannya. Bertarunglah dengan sehat bukan dengan intrik-intrik yang dapat membelah bangsa.

    Buktikan bahwa Indonesia telah dewasa dalam berpolitik sehingga kedepannya kita bisa semakin menunjukkan hal-hal baik di negeri ini. Semoga saja partisipasi kita bersama membawa kebaikan.

    Ikuti tulisan menarik Juandi Manullang . lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.




    Oleh: Hadirat Syukurman Gea

    1 hari lalu

    Analisis Sistem Jual-Beli Ijon pada Komoditas Mangga Berdasar Ekonomo Makro

    Dibaca : 168 kali

    Mangga merupakan salah satu komoditas buah yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mangga turut menyumbang perekonomian Indonesia karena menjadi komoditas yang di ekspor. Pada tahun 2015, ekspor mangga sebesar 1.515 jutatonyangsebagianbesarmerupakanjenis Mangga Gedong Gincu dan Mangga Arumanis. Kabupaten Kediri merupakan salahsatudaerahyang menjadikan mangga khususnya Mangga Podang sebagai oleh - oleh khas daerah dikarenakan banyaknya pohon mangga yang tumbuh di sekitar lereng GunungWilis.ManggaPodangkhasKediri banyak ditemukan di daerah sekitar lereng Gunung Wilis yaitu Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Mojo, dan Semen. Semakin berkembang perekonomian suatudaerahmakasemakinberagam pula cara produsen dan konsumen melakukan jual beli.Salah satu sistem jual beli yang dilarang dalam Islam adalah jual beli yang mengandung unsur gharar. Sistem jual beli ijon adalah salah satu sistem jual beli yang mengandung unsur gharar sehingga dilarang oleh Allah SWT. Ijon berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen. Hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi mikro berupa keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.Penelitian ini menggunaka nmetode penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder dengan metode pengumpulan data berupa pengumpulan sejumlah studi pustaka. Berdasarkan studi literatur terkait sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro, diperoleh hasil analisis bahwa sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro saling berhubungan. Hal ini dikarenakan ijon berkaitan langsung dengan perilaku produsen dan konsumen dan ekonomi mikro turut mengatur perilaku produsen dan konsumen. Keywords: Ijon, Komoditas Mangga,Ekonomi Mikro