Kapitalis Malu-malu - Fiksi - www.indonesiana.id
x

sucahyo adi swasono

Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang (PTS); Call Center: 0856 172 7474
Bergabung Sejak: 26 Maret 2022

Selasa, 26 Juli 2022 17:56 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Kapitalis Malu-malu

    Mengapa jadi hipokritis dan bersembunyi di balik tirai kapitalisme?

    Dibaca : 657 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    malu sebagian dari iman menggerus zaman

    katerbukaan tanpa tedeng aling-aling menjadi langka

    teramat sulit dicari dan dijumpai

    sebab bila dipampangkan, kebusukan jadi terurai

    menyembungikan  tindak pembodohan kepada anak negeri

    karena syahwat keinginan akan kekuasaan yang membabi buta merajalela

    menjadi kapitalis bukanlah hal yang tabu

    lantaran malu 'tlah dilumat nafsu

    menusuk tulang sendi, nadi dan syaraf menjadi mati

    kemanusiaan yang adil dan beradab berketuhanan yang maha esa

    hanyalah jargon, terpaku di setiap relung hidup dan kehidupan

    menari-narilah lelaku mereka

    di atas kepala para kebanyakan

    yang masih menyimpan rindu dendam

    tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat

    di negeri ini ...

     

    Kota Malang, Juli hari kedua puluh enam, Dua Ribu Dua Puluh Dua,

    "Mengapa mengingkari, bila kita adalah kapitalis?"

    Ikuti tulisan menarik sucahyo adi swasono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.





    Oleh: Mukhotib MD

    13 jam lalu

    Kulihat

    Dibaca : 83 kali