Memang Aku Bukanlah Apa-apa, Mengenang Seabad Chairil Anwar - Fiksi - www.indonesiana.id
x

sucahyo adi swasono

Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang (PTS); Call Center: 0856 172 7474
Bergabung Sejak: 26 Maret 2022

Selasa, 2 Agustus 2022 08:16 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Memang Aku Bukanlah Apa-apa, Mengenang Seabad Chairil Anwar

    Perjuangan menuju hidup seimbang di seluruh relung hidup dalam kehidupan, di kala ketimpangan hidup tlah nyata merajalela, membabi buta tak terkendali menusuk denyut nadi, meraih kehidupan seimbang nan universal adalah perjuangan dan jawaban ... 

    Dibaca : 556 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    aku memang bukan siapa-siapa

    dan, akupun bukanlah apa-apa

    namun, aku masih punya sejumput cita bagi bangsa dan negeri ini agar menjadi apa-apa

    kunukil dari sang mendiang dalam sajaknya

    aku  ini binatang jalang, dari kumpulannya yang terbuang

    demikian aku saat ini, tak peduli pada yang dikata oleh mereka, dan oleh siapapun jua

    hingga pada suatu ketika nanti

    di kala kabarkan pesan moral, memperjuangkan tegaknya ajaran Tuhan di negeri ini, di bumi ini

    ajaran Tuhan bernilai keseimbangan nan universal, harus diperjuangkan, dinyatakan dan diwujudkan ...

    berlanjutlah,

    biar peluru menembus kulitku, aku tetap meradang menerjang, luka dan bisa kubawa berlari-lari

    begitu dengan aku saat ini

    memperjuangkan nilai ajaran Tuhan untuk ditegakkan

    sadar dengan harga sebagai pengorbanan

    jiwa, raga maupun harta

    sesungguhnya, hidup ini wajib saling berbagi pada batas apa yang dimiliki sebagai karunia Tuhan semesta alam

    kehidupan timpang harus dienyahkan, diluluhlantakkan dengan mengejawantahkan konsepsi ajaran Tuhan

    menuju hidup seimbang nan universal, sebatas aku bisa dari yang kupunya ...

    karenanya, perjuangan menuju hidup seimbang di seluruh relung hidup dalam kehidupan

    di kala ketimpangan hidup 'tlah nyata merajalela

    membabi buta tak terkendali menusuk denyut nadi

    meraih kehidupan seimbang nan universal adalah perjuangan dan jawaban ... 

     

    Kota Malang, Akhir Juli, Dua Ribu Dua Puluh Dua.

     

     

     

     

     

     

     

     

    Ikuti tulisan menarik sucahyo adi swasono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.