Jatuh-jatuh yang Tidak Direncanakan - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Merta Merdeka

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Agustus 2022

Minggu, 7 Agustus 2022 06:36 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Jatuh-jatuh yang Tidak Direncanakan


    Dibaca : 302 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Jatuh - jatuh Yang Tidak Direncanakan

     

     

    Sayang, 

    Mengapa batu selalu berada di punggung air

    Mengapa batu selalu berada di punggung tanah

    Mengapa batu selalu berada di punggung basah,

     

    Karena di antara kita,

    Selalu ada yang bisa membuat tertawa, kecewa, sedih, bahagia, atau laksa rupa 

     

    Seperti lukisan dan senjata

    Seperti puisi dan juga dendam

    Atau, seperti dapur dan juga toko buku

     

    Sayang,

    Aku ingin menjelma kehangatan disaat jari - jari kakimu 

    Membeku karena keteraturan

    Aku ingin menjelma kehangatan

    Disaat isi kepalamu, 

    Adalah gelombang hujan karena pembangkangan,

     

    Dan aku, 

    Ingin menjelma pena 

    Menuliskan resah dan kecewa mu

    Disaat Negara merampas kemerdekaan mu!

     

    Sayang, 

    Biarlah hatimu yang begitu keras

    Dan tanganku yang bersedia lunak 

    Menyediakan punggung tempat mu terlelap!

     

     

     

     

     

    Gelam, Agustus, 06.2022

     

     

    #LombaPuisiTerokaIndonesiana

    Ikuti tulisan menarik Merta Merdeka lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.