Kasidah Ketabahan - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Akhmad Sekhu

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 Agustus 2022

Kamis, 11 Agustus 2022 06:26 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Kasidah Ketabahan


    Dibaca : 213 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sekian lama embun bertahan di pucuk daun
    kini terpelanting, pecah ke udara gelisah
    beribu tahun penyair menanti makna puitik
    setetes embun yang sanggup berembesan
    kekeringan yang lama melanda di jiwa
    tetap tabah, berharap air memercik di hati
    mengalir harapan kehidupan menyadari

    Seperangkat senyum selalu menggelantung
    di awang-uwung, lempar ke padang gersang
    kemarau kemarin masih sisakan jerit perih
    kini makin pekikkan rasa yang ternyata
    hanyut dalam kesedihan demi kesedihan
    terseret duka lara yang sangat menyayat, betapa
    penyair tetap tabah: kata berubah makna

    Ikuti tulisan menarik Akhmad Sekhu lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.