Surat - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Dian Hardiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Agustus 2022

Jumat, 12 Agustus 2022 06:49 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Surat


    Dibaca : 414 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    - Hapsah

    Nasi dan lauk ikan dan buah-buahan
    bersaksi untukku
    atas segala yang kuluaskan
    atas segala pengabdian

    ketan srikaya memanggilmu

    menunggu kau datang
    menyentuh
    lalu terbitlah binar matamu
    sehingga lepas segala yang ingin kau lihat dan tuliskan

    sebuah bayang-bayang
    penghalang dari pandangan
    membuka rupa apa yang hendak kau ucapkan

    seringkali aku merasakan getar kebahagiaan
    sesekali aku dipenuhi gelagat tipu daya dan kecemasan

    arah mana yang kau tuju
    dalam gelap dan pengap sendiri
    sedang berhari-hari kau bersamaku
    saling mencari
    meyakinkan apa yang diimpikan

    gajah tubuhku telah menjelma
              cinta darah dagingmu

    kini, di dalam dirimu ada ruang dan jejak
    maukah kau
    menapaki masa lalu dan masa depan
    dengan sedikit terengah
    menekan-nekan

    lalu kau tegarkan
    untuk bertahan
    dari kejaran sakit dan dendam

    hingga kau terus tampak sesegar bayi
    dan aku letih serenta jaman

    apa yang harus kulakukan
    jika engkau terus meradang
    nasib dan prasangka
    dalam setiap helaan

    adakah kau berpaling
    memilih seseorang yang lebih terang?

    Bandung 2022

    Ikuti tulisan menarik Dian Hardiana lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.