Bahwasanya Manusia - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Gambar oleh HeonCheol LEE dari Pixabay

Abiyu Arvianto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Agustus 2022

Jumat, 12 Agustus 2022 07:08 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Bahwasanya Manusia

    Puisi tergesa-gesa, Buat sayembara.

    Dibaca : 243 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Aku tatap malam

    Malam sama kala yang sudah-sudah

    Tapi nuansa

    Aku rasakan ia jauh rupa

     

    Malam yang ada bulan

    kurasakan dingin wajar saja

    Namun hati dan rumah sunyi 

    Aku rasa itu baru saja

    dan tak sama

    Lalu

    Suara-suara antri ingin lompat

    Dari mulutku lantang ingin tantang malam

     

    Ada pada waktu lampau

    Tak kugubris rasa sakit

    Hingga kusambut baris-baris

    Kata pamit  diambang pintu

     

    Ada kala

    Tak satu suara soal dunia

    Dihamparkannya apa yang nyata dari manusia

    dan baru kutahu bahwasannya

    Manusia cinta sunyi

    Ratusan tahun yang sunyi

     

    Sayang

    aku tak tau ucap apa

    Sampai kau unduh itu

    bintang-bintang dari suram malam

    Ikuti tulisan menarik Abiyu Arvianto lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.