Rahasia Ayah Sukses Meski Jadi Bang Thoyib - Humaniora - www.indonesiana.id
x

image: Manuel Cadag Artworks

Ardianingtyas Ardianingtyas

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 Agustus 2022

Minggu, 14 Agustus 2022 05:40 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Rahasia Ayah Sukses Meski Jadi Bang Thoyib

    Ayah adalah tulang punggung keluarga. Adakalanya ada hal tak ideal dimana ayah bekerja jauh dari rumah. LDR dengan keluarga. Bagaimana agar anak tak kehilangan figur ayah dalam tumbuh kembangnya? Sehingga anak tetap hormat, terkagum-kagum kepada ayah, tetap selalu merindukan ayah, kepulangan ayah tetap dinanti, dan yang paling utama adalah tetap menjadikan ayah sebagai pahlawan dalam rumahnya?

    Dibaca : 550 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pendidikan anak adalah tanggung jawab ayah dan ibu. Selama ini banyak kalangan yang beranggapan bahwa ayah adalah pencari nafkah dan ibu lah yang bertanggung jawab untuk mendidik anaknya. Jadi ada pemisahan peran dalam pendidikan anak. Itu adalah anggapan yang keliru, karena anak butuh sisi maskulinitas ayah dan feminimitas ibu yang seimbang dalam perkembangannya.

    Kita semua tentunya punya harapan bahwa segala sesuatu bisa berjalan dengan ideal. Ayah dan ibu bisa bersama-sama mendampingi tumbuh kembang anak dari masa kecil hingga dewasa. Namun pada masa sekarang ini, banyak para ayah yang harus bekerja jauh dari rumah. Sehingga tidak setiap saat bisa mendampingi perkembangan si buah hati. Ada yang setiap minggu bisa pulang, ada yang satu bulan hanya bisa dua kali atau satu kali, bahkan ada yang harus merantau jauh sehingga setahun hanya bisa dihitung dengan jari berapa kali ayah pulang ke rumah, mungkin karena kondisi tak memungkinkan.

    Bagaimana agar kelak anak tak kehilangan figur ayah dalam tumbuh kembangnya? Sehingga anak tetap hormat, terkagum-kagum kepada ayah, tetap selalu merindukan ayah, kepulangan ayah tetap dinanti, dan yang paling utama adalah tetap menjadikan ayah sebagai pahlawan dalam rumahnya?

    Adakah rahasianya? Kabar baiknya, ternyata ada rahasinya, dan para ayah khususnya harus tahu hal ini. Agar perjunganganmu di luar rumah tak sia-sia. Agar ketika pulang senantiasa melihat anak-anak dan keluarga yang menyejukkan pandangan mata, yang menjadikan ayah akan selalu merindukan rumah ketika sedang nun jauh disana, berjuang sebagai tulang punggung keluarga.

    Rahasianya ada pada diri bunda. Bunda yang ada di rumah mendampingi anak-anaknya ketika ayah sedang tidak di sampingnya. Bunda yang merasa bahagia dan happy memiliki suami seperti anda. Bunda yang bahagia pasti akan selalu menceritakan kepada anak-anak hal yang baik dari diri ayahnya. Bagaimana hebat dan tangguhnya ayah. Bagaimana rasa cinta ayah kepada mereka, sehingga ayah berkorban bekerja hingga ke tempat yang jauh. “Ayahmu itu selalu mendoakanmu setiap saat Nak, Dia sekarang sedang berjuang, doakan Ayah ya agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran”. Dimata anak hal itu akan menjadikan ayah sebagai sosok yang luar biasa.

    Kuncinya adalah “Happy mom, happy children”. Bunda bahagia, anak juga bahagia. “Happy wife, happy life”. Istri yang bahagia akan membuat hidup juga bahagia. Bunda itu laksana jantung bagi tubuh, dia yang mengalirkan cinta, energi, kasih dan kehangatan. Jika jantung sehat, maka seluruh tubuh akan sehat. Sebaliknya jika jantung sakit maka seluruh tubuh juga akan merasakan sakit.

    Untuk para suami yang harus bekerja jauh dari rumah, bahagiakan dahulu istrimu. Agar istri kuat dan tangguh mengawal dan menjaga anaknya. Sehingga dia akan lebih sabar ketika datang rintangan, kakinya lebih kuat menopang kerempongan urusan domestik. Hanya hal baik saja yang akan dia sampaikan ke anak-anak

    Maka sebelum jadi ayah yang baik bagi anak-anak, jadilah suami yang baik dahulu bagi istri. Bahagiakan istrimu, maka dia akan membagi bahagianya ke anak-anakmu. Sebaliknya jika istri tak bahagia, bete, stress, sedih maka hal seperti itulah yang akan dia bagikan ke anak-anakmu.

    Ikuti tulisan menarik Ardianingtyas Ardianingtyas lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.