7.511 Narapidana di Jateng Terima Remisi Hari Kemerdekaan, 104 Diantaranya Langsung Bebas - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Kanim Wonosobo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Juni 2022

Kamis, 18 Agustus 2022 11:17 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • 7.511 Narapidana di Jateng Terima Remisi Hari Kemerdekaan, 104 Diantaranya Langsung Bebas


    Dibaca : 664 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    SEMARANG- Kementerian Hukum dan HAM melalui Kantor Wilayah Jawa Tengah memberikan Remisi Umum kepada 7.511 orang narapidana dan anak pidana yang berada di Lapas dan Rutan di wilayah Jawa Tengah demikian informasi yang diterima Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo dari Humas Kanwil Kemenkumham Jateng.

    Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada 4 orang perwakilan narapidana penerima remisi, Rabu (17/08).

    Pada momen itu, Ganjar didampingi Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin, Kepala Divisi Pemasyarakatan Supriyanto dan Kepala Lapas Kelas I Semarang Tri Saptono.

    Agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia itu dipusatkan Aula Kunjungan Lapas Kelas I Semarang.

    Sebelumnya, Kakanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin merinci jumlah remisi yang diberikan.

    "Jumlah keseluruhan narapidana dan anak penerima Remisi Umum Tahun 2022 di Jawa Tengah berjumlah 7.511 orang," ungkap Yuspahruddin dalam laporannya.

    "Terdiri dari, Remisi Umum kepada Narapidana, 7.456 orang, terdiri dari Remisi Umum I, 7.352 orang dan Remisi Umum II, 104 orang".

    "Remisi Umum kepada Anak,  55 orang. Terdiri dari Remisi Umum I, 54 orang dan Remisi Umum II, 1 orang. Jumlah UPT Penerima Remisi Umum Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Jawa Tengah yang menerima Remisi Umum Tahun 2022 sebanyak 46 UPT, dengan rincian 29 Lembaga Pemasyarakatan dan 17 Rumah Tahanan Negara".

    "UPT yang menerima Remisi Umum terbanyak adalah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang sebanyak 702 orang," katanya.

    Sementara itu, kepada media, Ganjar mengatakan makna dari pemberian remisi 

    "Tapi pesannya sebenarnya bukan soal remisinya, tapi soal bagaimana warga binaan bisa jauh lebih baik. Karena pasti kebaikan, perubahan sikap dan dan sebagainya itu akan menjadi penilaian," ujar Ganjar.

    "Dan kita harapkan mereka nanti akan kembali ke masyarakat sudah betul-betul siap," sambungnya.


    Selanjutnya, Ganjar menaruh atensi khusus terhadap pencegahan peredaran narkoba.

    "Tadi 4 orang (penerima remisi), yang kita mintakan mewakili mereka, mewakili yang mendapatkan remisi. Katanya kejahatannya narkotika, sebagian besar narkotika," ungkapnya.

    "Jadi artinya kita juga mesti aware.  Orangtua, masyarakat, penegak hukum, bahwa ini sesuatu yang serius," tuurnya.

    Tak hanya itu, politisi Partai PDIP tersebut juga memberikan apresiasi atas kinerja Lapas Semarang dalam memberikan pembinaan.

    "Terus kemudian yang kedua, sebelum keluar tentu karena dibina. Pembinaannya butuh life skill. Maka saya senang tadi yang seni, terus kemudian yang batik tadi, bagus banget itu," katanya.

    "Kemudian membuat karya-karya logam tadi. Karya dari logam kemudian dijual. Dan ini tentu sangat memberikan keterampilan kepada mereka, dengan satu harapan, nanti mereka keluar kita yang jemput, kita dari Pemerintah Daerah untuk mereka bisa kita latih lebih mandiri lebih profesional dalam berkarya itu".

    "Dan produk yang mereka bikin bisa terjual dengan baik. Itu tentu visi misi dari para Pembina yang ada di Lapas agar warga binaan nanti betul-betul keluar (bisa) mandiri dan tidak lagi melakukan kejahatan," ujarnya.

    Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Walikota Semarang, Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah, Forkompinda Provinsi Jawa Tengah, Forkompinda Kota Semarang dan Ketua DPRD Kota Semarang.

    Tampak juga, Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenkumham Jateng, Kepala UPT se Kota Semarang dan para Pejabat Administrasi Kantor Wilayah.

    Ikuti tulisan menarik Kanim Wonosobo lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.











    Oleh: Chandra Dio

    3 hari lalu

    PT Setia Manggala Abadi Hadir di Acara PIT PAPDI Bogor XI

    Dibaca : 111 kali

    PT. Setia Manggala Abadi turut hadir dan meramaikan acara Pertemuan Ilmiah Tahunan XI Perhimpunan Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Bogor pada 24 – 25 September 2022. Berlokasi di IPB International Convention Center, Botani Square Mall, Bogor Jawa Barat. Dilansir dari dokumen Final Announcement PIT PAPDI Bogor 2022, Kegiatan ini merupakan komitmen PAPDI untuk memberikan informasi terkini sehingga diharapkan meningkatkan profesionalisme para dokter dalam menangani berbagai kasus di bidang penyakit dalam Kegiatan PIT PAPDI Bogor XI ini di ketuai oleh oleh dr. Erwindo R, SpPD, K-GH, M.Kes, FINASIM dan mengusung tema Holistic Management Of Internal Medicine In New Era. Adapun beberapa kegiatan di dalam acara ini seperti Simposium, Diskusi Kasus Menarik, Workshop, Pameran Alat Kesehatan dan masih banyak lagi. Kegiatan ini tentunya di manfaatkan sebaik mungkin oleh PT. Setia Manggala Abadi selaku penyedia Alat USG dengan merk SOGATA untuk terus memperkenalkan produk andalannya pada sesi pameran alat-alat kesehatan. Booth PT. Setia Manggala Abadi terletak di Booth nomor 23 yang letaknya tidak jauh dari pintu utama registrasi. Penasaran kan dengan produk apasaja yang di pamerkan dari PT. Setia Manggala Abadi? Silakan datang langsung ke acara PIT PAPDI Bogor XI dan kunjungi Booth nomor 23 milik PT. Setia Manggala Abadi. PT. Setia Manggala Abadi juga telah menyiapkan promo khusus yang hanya berlaku di acara PIT PAPDI Bogor XI, yuk ramaikan dan sukseskan acara ini Teman SOGATA. Sampai bertemu di Booth PT. Setia Manggala Abadi.