Sepi yang Buta - Analisis - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi: ArtPics On Fb

Taufiq Sentana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Agustus 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 15:37 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Sepi yang Buta


    Dibaca : 341 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Apakah puisi? Apakah mati, apakah sepi? Mana yang buta pada semula sepi. Menara sepi menadah gaduh. Duh, pilu. Lupa padamu meragu teduh. 

    Buku puisi jadi sepi. Metafor sepi bertangkai tangkai, hatipun lunglai.

    Daun waktu berdenyut. Mematut sepi yang tepi. 

    Ikuti tulisan menarik Taufiq Sentana lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: museisman

    1 hari lalu

    Superior

    Dibaca : 159 kali