Ketika Jemari Berjelaga - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi kejahatan di dunia maya. Imaji oleh S. Hermann \x26amp; F. Richter di Pixabay

Itha Abimanyu

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Maret 2022

Senin, 5 September 2022 08:53 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Ketika Jemari Berjelaga

    Sederhana, namun penuh dusta. Apakah karena malam terlamapau dingin?

    Dibaca : 506 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Akulah pencinta yang tidak tahu diri

    Diperdaya hujan tak henti

    Masih tetap saja bersiteguh berdiri

    Oh, inikah derita paling nyeri?

     

    Bertahan dengan angan-angan

    Sengaja membiarkan keluhan bicara lewat kesedihan

    Lalu perlahan-lahan ...

    Menjadi amat berlebihan

     

    Tanpa pernah merasa berdosa

    Kalimat layu menjadi layak diwarta

    Sederhana, namun penuh dusta

    Apakah karena malam terlampau dingin?

     

    Sumedang, 2022

    Ikuti tulisan menarik Itha Abimanyu lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.





    Oleh: Mukhotib MD

    14 jam lalu

    Kulihat

    Dibaca : 84 kali