~ruh - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Merta Merdeka

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Agustus 2022

Selasa, 6 September 2022 17:23 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • ~ruh


    Dibaca : 367 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Kita mengecup harapan

    Meninggalkan jejak,

    Kita menari bersama bintang,

    Lekuk yang di sukai galaksi

    Seluruh planet memainkan nada

    Kita sedih kegirangan, 

    Tertawa yang berselimut air mata,

     

    Kita adalah ruh,

    Yang tidak pernah tahu,

    Akan menghadapi hujan dengan teduh atau menghadapinya secara utuh,

     

    Kita adalah ruh,

    Yang tidak pernah tahu, 

    Bahwa dibawah bintang

    Ada tanah yang menggunjing arah,

     

    Kita adalah ruh, 

    Yang tidak pernah tahu,

    Menghadapi ingin tahu dengan bertanya atau menjadi rupa dunia,

     

    Kita berdua adalah ruh,

    Yang saat ini menjelma segumpal dinamika,

    Menertawakan segala rupa, 

    Yang tak pernah kita temui saat menari dengan lekuk yang galaksi suka,

     

    Semesta, 

    Semestinya bertanya, 

    Hai, ruh! 

    Siapkah kau menjelma ? 

     

     

    Di tengah teror yang membabi buta, 

    Diselimuti sepertiga malam yang penuh ranum,

    Kita berdua mencaci semesta! 

     

     

     

    2022/mertamerdeka/

     

    Ikuti tulisan menarik Merta Merdeka lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.