Dunia Berubah Cepat; Siapa Tak Melangkah Maju Sejatinya Sedang Berjalan Mundur - Humaniora - www.indonesiana.id
x

ilustr: Human Resource

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

Selasa, 20 September 2022 20:09 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Dunia Berubah Cepat; Siapa Tak Melangkah Maju Sejatinya Sedang Berjalan Mundur

    Sebelum pandemi banyak cendekiawan memprediksi tahun 2030 akan terjadi perubahan radikal dunia kerja. Banyak profesi akan hilang. Segera akan muncul profesi baru yang dulu tidak terbayangkan. Tapi pendemi Covid-19 mempercepat perubahan itu. Orang yang tidak mampu mengantisipasi dan menyesuaikan diri akan dilibas zaman.

    Dibaca : 478 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Oleh: Bambang Udoyono, penulis buku

    Bahasa Prancis itu selain indah juga kaya dengan kearifan. Banyak peribahasa yang mencerminkan kearifan mereka. Salah satunya adalah yang berikut ini.

    Qui n’avance pas, recule.  Siapa yang tidak berjalan maju, sejatinya sedang berjalan mundur. Demikian arti peri bahasa Prancis di atas.   Mari kita coba memahaminya dengan mengaitkannya dengan situasi dan kondisi kekinian dan dari perpektif parenting.

    Dunia berubah cepat

    Kita hidup di dunia yang sedang berubah cepat sekali.  Selain dalam bidang iptek, perubahan sangat pesat terjadi dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, politik, dunia kerja dll.   Apalagi dengan pandemi ini perubahan semangkin dipercepat.  Terjadi accelerated change.

    Profesi datang dan pergi

    Sebelum pandemi banyak cendekiawan memprediksi bahwa di sekitar tahun 2030 akan terjadi perubahan radikal di dunia kerja.  Mereka prediksi akan banyak profesi yang hilang dan banyak juga profesi baru muncul.  Tapi dengan adanya pendemi Covid-19 banyak orang yakin kejadiannya dipercepat sebelum tahun 2030.

    Selain akan banyak profesi yang hilang akan muncul banyak profesi baru yang saat ini belum terbayangkan.  Bahkan saat ini sudah ada profesi seperti Youtuber, influencer, opinon leader, buzzer, digital marketer, yang beberapa tahun lalu belum terpikirkan orang.

    Kelak akan banyak profesi baru yang saat ini belum terbayangkan.  Nama profesinya saja belum ada jadi ya susah disebutkan. Meskipun demikian ada sedikit ancar ancar yang perlu dipertimbangkan oleh kaum milenial, gen Z dan orang tuanya.  Banyak yang memprediksi profesi baru itu bersifat pekerja mandiri, bukan karyawan tetap perusahaan besar. Mereka bukan ASN dan  bukan karyawan BUMN.

    Mereka mendapat penghasilan dari peluang usaha yang dimunculkan oleh masyarakat.  Bukan hanya masyarakat Indonesia tapi bahkan masyarakat dunia. Mereka menawarkan benda atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dunia. Mereka mendapatkan order lewat internet.

    Mereka bisa saja tinggal di kota kecil asal ada jaringan internet. Hal ini karena mereka tidak mengandalkan order dari masyarakat kota besar di tanah air. Pasar mereka di seluruh dunia.

    Karena pasar mereka adalah pasar internasional maka tuntutan kualitas produk sangat tinggi.  Jadi mereka harus memiliki kompetensi yang tinggi juga.

    Karakter unggul

    Mereka harus memiliki inisiatif, motivasi pribadi, proaktif, dan kreatif.  Mereka sangat aktif mencari dan menciptakan peluang.  Mereka tidak sekedar pasif menunggu perintah atau menunggu order. Mereka pencipta peluang dan pencipta produk baik benda maupun jasa.  Dengan kata lain mereka adalah elang yang aktif berburu, bukan bebek yang pasif menunggu penggembalanya.

    Elang itu tidak punya atasan yang mengarahkan dan menyuruh berbuat ini atau itu.  Mereka terbang sendiri mencari mangsa.  Setelah sasaran ditemukan mereka menyerang sendiri dan menikmati sendiri mangsanya. Sedangkan bebek hanya pasif menunggu perintah sambil cerewet. 

    Maka sejak sekarang siapkan dirimu agar menjadi elang.  Masa depan adalah  milik para elang.    Elang memiliki karakter sepeti di atas dan memiliki kompetensi tinggi di suatu bidang tertentu.

    Elang memiliki visi jauh ke depan.  Merekalah yang selalu berjalan maju.  Siapa yang tidak berjalan maju, sejatinya sedang berjalan mundur.  Dia akan habis dilibas perkembangan jaman yang cepat sekali.

    Jadilah elang

    Itulah kira kira maksud peribahas Prancis tadi. Qui n’avance pas, recule. Siapa yang tidak berjalan maju, sejatinya sedang berjalan mundur.  Maka jadilah elang. Kepakkan sayapmu. Terbangi tujuh langit. Seberangi tujuh samudera.

    Ikuti tulisan menarik Bambang Udoyono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.






    Oleh: Dien Matina

    3 hari lalu

    Antre

    Dibaca : 196 kali