Mengambil Manfaat Pariwisata - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Image Credit : IG \x40smariah25

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

5 hari lalu

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Mengambil Manfaat Pariwisata

    Sebagian orang menganggap pariwisata hanya menghamburkan uang. Sedangkan sejatinya pariwisata membawa manfaat juga. Apa saja manfaatnya? Sila baca terus.

    Dibaca : 326 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    MENGAMBIL MANFAAT PARIWISATA
    Bambang Udoyono

    Sebagian anggota masyarakat berpendapat bahwa pariwisata hanyalah kegiatan yang menghamburkan uang.  Oleh karena itu kegiatan ini harus dijauhi.  Benarkah pendapat ini?  

    Saya kira soal ini relatif.  Untuk segolongan orang tertentu pariwisata sudah terjangkau jadi tidak menimbulkan masalah apapun.  Alih alih bermasalah, pariwisata memberikan beberapa manfaat.  Tapi tentu saja tergantung cara Anda melakukannya. Nah pertanyaannya, apa manfaatnya? Dan bagaimana mengambil manfaatnya?   

    Kalau untuk ekonomi makro sudah jelas manfaat pariwisata. Kegiatan pariwisata  menjadi penyumbang besar buat perekonomian. Di banyak negara bahkan pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian mereka.

    MANFAAT BUAT WISATAWAN 

    Tapi pokok yang akan kita bahas adalah manfaatnya buat wisatawan. Adakah manfaatnya?  


    Paling tidak ada beberapa manfaat pariwisata untuk wisatawan.  Manfaatnya adalah meluaskan wawasan, menguatkan iman, mendapat hiburan dan memperbanyak saksi dalam pengadilan akherat. Bagaimana penjelasannya? Mari kita bahas.


    Pariwisata tidak hanya sekedar melihat pemandangan alam dan kota yang indah, berselfie ria, dan berbelanja. Berwisata artinya juga mempelajari situasi sosial budaya yang berbeda dengan milik kita sendiri. Apalagi wisata ke manca negara.  Idealnya Anda membaca banyak artikel dan buku tentang destinasi yang dikunjungi. Alternatifnya Anda menyimak paparan seorang pramuwisata atau tour leader (pengatur perjalanan wisata) tentang destinasi tersebut.  Maka Anda akan mendapatkan pencerahan tentang situasi sosial, budaya, politik, sejarah, adat istiadat, pendidikan, bahasa dll. Dengan demikin wawasan Anda akan jadi luas. 


    Keluasan wawasan dan pengetahuan ini penting juga. Karena luasnya wawasan akan membuat Anda menjadi semakin bijaksana. Keluasan wawasan akan membuat Anda menjadi seorang pengambil keputusan yang baik, di manapun posisi sosial Anda. Apalagi kalau Anda ada di posisi kepemimpinan maka kemampuan mengambil keputusan adalah kebutuhan mutlak.

    Pariwisata juga bisa menguatkan iman. Bukan hanya wisata relijius seperti umroh dan naik haji. Wisata ke destinasi lain juga bisa meningkatkan iman.

    Di dalam Al Qur’an, di surat Al-Mulk Ayat 15 disebutkan :
    "Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."


    Surat Ali 'Imran Ayat 137
    "Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)."

    Surat An-Naml Ayat 69
    "Katakanlah: 'Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa'."

    Ayat ayat tersebut di atas jelas jelas memerintahkan kita berjalan di muka bumi. Tujuannya untuk mengambil pelajaran dari ummat terdahulu dan orang yang berdosa. Jadi tentu bertujuan untuk menguatkan keimanan. 
    Dengan berwisata Anda akan mendapatkan hiburan yang menyehatkan jiwa raga sudah jelas. Ini tidak perlu penjelasan lagi.

    Kemudian berwisata artinya memperbanyak saksi dalam pengadilan di akherat kelak. Bagaimana bisa?  Tentu bisa tapi dengan syarat tertentu.
    Bumi kelak akan menjadi saksi atas perbuatan manusia di atasnya. Ada sebuah surat di Al Qur’an yang menerangkan demikian.
    “Pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.” 
    (QS. Al Zalzalah: 4-5)


    Ada sebuah hadist yang berhubungan dengan ayat tersebut, yaitu:
    Rasul lalu bertanya, “Apakah kalian tahu apa yang diceritakan oleh bumi?”
    Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    “Sesungguhnya yang diberitakan oleh bumi adalah bumi jadi saksi terhadap semua perbuatan manusia, baik laki-laki maupun perempuan yang telah mereka perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata, “Manusia telah berbuat begini dan begitu, pada hari ini dan hari itu.” Inilah yang diberitakan oleh bumi. (HR. Tirmidzi no. 2429) 


    Jadi jelas bahwa kelak bumi akan memberikan kesaksian.  

    SYARAT MENDAPAT MANFAAT

    Sudah jelas bahwa pariwisata memberikan banyak manfaat untuk wisatawan. Tapi tentu saja ada caranya agar kita mendapatkan manfaatnya yang maksimal. 

    Pertama Anda harus bersikap terbuka dan berniat belajar.  Kalau Anda memenuhi syarat ini maka Anda akan mampu meluaskan wawasan dan meningkatkan keimanan. 

    Kedua Anda harus menghindari kegiatan negatif seperti judi dan kegiatan maksiat lain.  Kalau sebaliknya ya Anda justru akan mendapat mudaratnya.
    Ketiga Anda harus berbuat baik agar kesaksiannya menguntungkan buat manusia. Kalau perbuatan baik dilakukan di banyak tempat tentu akan makin menguntungkan. Makin banyak tempat yang memberikan kesaksian baik tentu makin menguntungkan kita.

    RINGKASAN 

    Pariwisata jelas bisa memberikan beberapa manfaat. Hiburan, wawasan luas, peningkatan keimanan dan saksi di pengadilan akherat. Itulah beberapa manfaat yang didapat. Syaratnya Anda harus berwisata dengan niat belajar dan terbuka. Anda juga harus berbuat baik dan menghindari kegiatan negatif.

    Ikuti tulisan menarik Bambang Udoyono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.





    Oleh: Dien Matina

    2 hari lalu

    Antre

    Dibaca : 168 kali