Pelatihan Simulasi Evakuasi Bencana Merapi oleh Tim LPPM Universitas Diponegoro - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Merapi meletus lagi

Heny Setiowati

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 September 2022

Selasa, 27 September 2022 06:35 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Pelatihan Simulasi Evakuasi Bencana Merapi oleh Tim LPPM Universitas Diponegoro


    Dibaca : 656 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pelatihan Simulasi Evakuasi Bencana Merapi

    Dalam rangkaian pengabdian masyarakat selama dua hari sejak Sabtu (24/9) hingga Minggu (25/9), LPPM juga mengadakan pelatihan simulasi evakuasi bercana Gunung Merapi yang diikuti  50 relawan dari berbagai desa di sekitar Gunung Merapi. Pelatihan menghadirkan para ahli,  dosen Universitas Diponegoro, para dokter dan profesional terkait kebencanaan.  Pelatihan juga berlangsung di Klinik Diponegoro dan Laboratorium Kebencanaan Fakultas Kedokteran Undip di desa Gulon kecamatan Salam Kabupaten Magelang.

    Para relawan yang dilatih dibekali ketrampilan dan keahlian terkait kebencanaan, mitigasi bencana dan pertolongan bagi warga korban bencana hingga pengelolaan dapur umum yang pada umumnya sering dibutuhkan dalam tempo yang singkat oleh para warga di seputar Gunung Merapi.

    Salah satu peserta, Dwi ,warga desa di Kecamatan Salam mengatakan semua yang ada dalam pelatihan dinilainya penting, apalagi juga banyak praktek sehingga makin mahir dan paham bagaimana dan apa yang harus dilakukan semisal terjadi bencana alam.

    Camat Salam Kabupaten Magelang, Wiharyanto  mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh Universitas Diponegoro kali ini kiranya bisa ditindak lanjuti Undip dengan pengoptimalan Klinik Diponenoro dan laboratorium kebencanaan Undip yang ada di desa Gulon Kecamatan Salam Kabupaten Magelang  ini.  Gedung klinik  berlantai tiga  dan fasilitasnya sudah sangat baik, kiranya bisa diotimalkan pemanfaatannya.  Warga akan sangat senang bila ada keberlanjutan dari Undip. “Dan kami dari pemerintahan tingkat kecamatan berkomitmen untuk bekerjasama dengan Undip bagi program yang bermanfaat bagi masyarakat kami.“ tutur Wiharyanto.

    Dia berharap kerjasama dengan Undip ini  tetap berlanjut diwaktu mendatang, mengingat beberapa desa di wilayah yang berdekatan dengan Gunung Merapi, sehingga bencana datang tanpa pernah diduga. "Warga kami tentu harus memiliki kesigapan. Terima kasih Undip bersedia melatih warga hingga memiliki ketrampilan dan keahlian untuk suatu saat menangani bencana. Para warga dan relawan yang dilatih, juga bermalam di tenda tenda di lokasi pelatihan di desa Gulon ini."

    “Dan kami bersama para pelatih juga tidur di tenda dan mengelola dapur umum . Tidur di tenda ini juga Latihan adaptif jika suatu saat kita menghadapi bencana alam.” kata dr Sri Winarni, didampingi Humas Tim Pengabdian LPPM Dr Adi Nugroho, M.Si.

    Ikuti tulisan menarik Heny Setiowati lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.