Serpihan Kisah dan Kasih di SMAN 1 Kalasan - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Gambar oleh \x73ba\x6ee8 dari Pixabay

jendry Kremilo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 21 Mei 2022

Jumat, 30 September 2022 13:37 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Serpihan Kisah dan Kasih di SMAN 1 Kalasan

    “Jangan Pernah berhenti belajar,karena dunia tidak pernah berhenti mengajar”  Kalimat diatas hakikatnya menjadi mozaik terakhir dari rentetan pengalaman saya selama mengikuti kegiatan PLP Pengelolaan Pembelajaran di SMA N 1 Kalasan.

    Dibaca : 1.458 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya


                   “Jangan Pernah berhenti belajar,karena dunia tidak pernah berhenti mengajar.”

    Kalimat diatas hakikatnya menjadi mozaik terakhir dari rentetan pengalaman saya selama mengikuti kegiatan PLP Pengelolaan Pembelajaran di SMA N 1 Kalasan. Sekolah yang berlokasi di kelurahan Tamanmartani kecamatan Kalasan Yogyakarta ini menjadi salah satu tempat bagi saya untuk merajut pengalaman nyata menjadi seorang pendidik. Agaknya,tidak berlebihan jika tempat ini menjadi salah satu tempat pendewasaan bagi saya baik secara akademis-intelektual maupun secara emosional. Proses simulasi menjadi pendidik  yang cukup singkat selama kurang lebih sebulan ini memberikan banyak pelajaran bagi saya.

    Pada tanggal 20 Juli 2022, saya menginjakan kaki untuk pertama kali di SMA N 1 Kalasan, hal ini sebagai implementasi kegiatan PLP PP yang dilaksanakan di sekolah tersebut. Kami mengawali kegiatan dengan penyerahan secara resmi dari kampus ke sekolah yang diwakili oleh Pa Tri dan Pak Niko dari pihak Universitas Sanata Dharma serta diterima oleh pihak sekolah yang diwakili oleh bapak Imam Puspaidi sebagai Kepalah Sekolah dan Wakasek Kurikulum beserta beberapa guru Pamong. Pada hari ini saya juga bertemu dan berkenalan dengan mahasiswa dari prodi lain, sekaligus berkenalan dengan guru pamong Saya yakni Ibu Patmiatun Retno Astuti( Ibu Atun). 

    Secara garis besar selama minggu pertama ini terdapat beberapa kegiatan yang saya lakukan di sekolah, mulai dari mengikuti kegiatan penyerahan, berkonsultasi dengan guru pamong, serta merencanakan time schedule berkaitan dengan waktu observasi dan proses penyusunan perangkat pembelajaran.

    Selain itu pada minggu pertama program PLP PP ini Saya juga mulai untuk Menyusun dan mencicil laporan serta Menyusun perangkat pembelajaran mulai dari RPP, Modul, Media Pembelajaran, serta penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan situasi kelas berdasarkan hasil observasi. Pada tanggal 24 Juli Saya mengikuti kegiatan jumat bersih untuk pertama kalinya di SMA N 1 Kalasan ini sebagai wujud dan realisasi cinta lingkungan, yang diimplementasikan secara konkret dengan memungut sampah di area basecamp dan sekitar kelas, beserta membersihkan ruang kelas dan kaca di kelas.

    Simulasi Menjadi Pendidik


    Pertama kali menginjakan kaki di SMA N 1 Kalasan, Saya secara pribadi merasa sangat antusias dikarenakan Saya akan melakukan simulasi atau praktik secara langsung sebagai seorang pendidik di SMAN 1 Kalasan , tentu ini akan menjadi pengalaman yang sangat bernilai bagi Saya secara pribadi.Pada saat penyerahan Pa Tri dosen Pendidikan Biologi selaku perwakilan dari pihak kampus mengatakan perlunya menjadi pendidik yang kreatif dan adaptif di tengah perkembangan zaman.

    Saya kemudian merasa tertantang untuk dapat berupaya dan berusaha agar menjadi pribadi yang tidak hanya sekedar untuk mentransfer ilmu tetapi lebih dari itu menjadi pribadi yang dapat berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Selain itu pengalaman berkesan lainnya yang Saya alami di sekolah adalah Kerjasama dan kekompakan, selama Saya dan teman-teman mengikuti kegiatan PLP PP ini kami selalu berupaya memberikan kontribusi positif terhadap sekolah, mulai dari mengikuti kegiatan upacara dengan mengenakan pakaian formal dan rapi, mengikuti ibadah setiap hari selasa, menjaga piket dengan sepenuh hati setiap hari kamis dan mengikuti kegiatan jumat bersih setiap hari jumat.

    Semua itu Saya lakukan secara bersama dengan teman-teman. Selain nilai kebersamaan dan kekompakan, salah satu pengalaman berkesan yang aku alami di sekolah adalah kegiatan filantropis yang dilaksanakan sekolah sebagai wujud implementasi HUT SMA N 1 Kalasan, salah satu wujud konkret dari pelaksanaan kegiatan itu adalah dengan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu yang ada disekitar. Saya dipercayakan sebagai salah satu orang yang bertugas melakukan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar dan Saya sangat merasa empati sekaligus senang karena bisa saling berbagi dengan masyarakat sekitar.

    Selain itu pengalaman berkesan lainnya adalah ketika Saya dan beberapa teman diminta untuk mengikuti kegiatan ibadah harian di SMA N 1 Kalasan, tentu ini menjadi momentum bagi Saya untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan religious dengan sesama. Selanjutnya pengalaman berkesan lain yang aku alami ketika proses belajar sebagai guru yang dilakukan secara tatap muka Saya merasa gelisah,gugup dan kurang percaya diri. Namun, dengan bantuan guru pembimbing dan dorongan semangat dari orang-orang sekitar, Saya berusaha untuk lebih percaya diri dan berusaha sebaik mungkin untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik.

    Walaupun kegiatan belajar mengajarnya secara tatap muka , Saya sangat merasa senang dan bersemangat karena apa yang menjadi ketakutan Saya sebelumnya justru berbanding terbalik, selama melaksanakan KBM secara tatap muka ini , respon siswa sangatlah baik. Disisi lain dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa haruslah ekstra hati hati, melakukan pendekatan yang benar dan juga metode pembelajaran yang memancing siswa untuk lebih aktif. Dengan situasi seperti ini tentu mendorong Saya untuk lebih mengembangkan lagi dan mencoba metode yang lebih menarik agar siswa lebih aktif lagi dalam kegiatan belajar.

    Hari pertama Saya sangat merasa senang karena proses pembelajaran berjalan lancar sesuai yang diharapkan Waktu demi waktu berjalan tidak terasa Saya sudah memasuki minggu terakhir pelaksanaan PLPG PP secara tatap muka.. Diakhir pelajaran biasanya, Saya meminta siswa untuk memberikan kesan dan pesan yang tentunya akan menjadi motivasi bagi Saya untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.

    Setelah membaca kesan dan pesan yang diberikan siswa kepada Saya , Saya sangat terharu dengan kesan dan pesan mereka terhadap Saya. Setelah melaksanakan PPL selama hampir 1 bulan lebih ini , tentunya sangat banyak pengalaman dan pelajaran yang Saya dapatkan. Setiap proses yang dilalui memiliki makna yang sangat mendalam bagi Saya sebagai calon guru. Di setiap kali Saya selesai mengajar entah mengapa rasa bangga dan senang akan pencapaian Saya selama mengajar membuat Saya semakin terpacu untuk bisa menjadi seorang pendidik yang menyenangkan dan dicintai oleh siswa.

    Pengalaman  Menantang


    Selain itu pengalaman yang juga cukup menantang dialami oleh saya ketika mengajar adalah bagaimana upaya untuk memahami karakteristik dari masing-masing siswa, serta Tindakan kongkret yang harus diupayakan agar para siswa dapat nyaman belajar dengan gaya belajar yang berbeda-beda, oleh karena itu untuk mengatasai perbedaan gaya belajar yang dialami oleh masing-masing siswa maka saya menggunakan beraneka model dan metode pembelajaran yang pada hakikatnya dapat dipahami oleh siswa dengan konteks latar belakang pemahaman yang juga berbeda-beda.

    Salah satu solusi kongkret yang dilakukan saya adalah dengan memadukan beraneka metode gaya belajar mulai dari visual dalam bentuk ppt, auidiovisual dalam bentuk video animasi serta melakukan pendektan intrapersonal dengan para siswa didalam maupun diluar kelas.Hal itu tentulah tidak mudah tetapi dengan usaha dan upaya yang dilakukan saya dengan memadukan variasi model gaya pembelajaran maka diharapkan para siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara komprehensif.

    Menjadi seorang guru haruslah benar-benar bertanggung jawab terhadap profesinya, menjadi seorang guru tidak hanya bekerja untuk menyampaikan materi saja tetapi sekaligus mendidik siswanya seperti anak sendiri, yang membimbing mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik. Akhir kata , Saya mengucapkan limpah terima kasih kepada guru pembimbing dan dosen pembimbing yang selalu siap membimbing dan menerima segala kekurangan Saya selama melaksanakan kegiatan PLP PP Ini. Pengalaman ini tentunya akan sangat bermakna dan berguna bagi Saya jika kelak menjadi seorang guru di masa yang akan datang.

     

    Ikuti tulisan menarik jendry Kremilo lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.