Usai Nonton Debat di Gedung Kura-Kura - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi Debat. Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Jumat, 21 Oktober 2022 09:20 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Usai Nonton Debat di Gedung Kura-Kura

    Rakyat itu penonton. Ia bisa santun atau liar gahar. Bagaimana dengan wakil rakyatnya? “Ojo Dibandingke!” lantun Farel Prayoga. Abah Lala terkesima. Rakyat cuma bisa menjogetinya  tanpa paham makna.  

    Dibaca : 1.097 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    /1/

    usai nonton debat di gedung Kura-Kura

    di layar kaca berwarna pudar

    kawan pinggiran kami terkesima

    karena mereka di sana

    dan kami di sini

    tak sama

     

    ***

    kosakata kami cuma kopi

    obrolan kami cuma singkong

    dan fiksi kami adalah fakta yang menganga

     

     

    /2/

    menonjok logika

    menohok dialektika

    siapa mampu meneroka?

     

     

    /3/

    apa yang menyejarah

    bagi hidup yang makin renta?

     

    meniti jembatan

    menyeruak riwayat

     

     mencari-mencari-mencari

    Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.