Perempuan-perempuan Rinduku - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Mukhotib MD

Pekerja sosial, jurnalis, fasilitator pendidikan kritis
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 20 November 2022 08:09 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Perempuan-perempuan Rinduku


    Dibaca : 881 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    2/

    Bunga-bunga bungur ungu

    jatuh tertampar angin subuh

    kupungut satu

    kutulis namamu

    kusimpan di bawah jendela sebelah surga

    kuikat dengan benang rindu

    kubacakan mantra agar aman

    ancaman mara bahaya

    para ustaz pemburu cinta durja.

     

    Semalam, kutengok bunga itu

    tak lagi ada, kecuali seonggok asap

    tawanya anyir darah

    tangismu riuh berputar

    merobek langit

    menggetarkan kerumunan malaikat

    tasbih-tasbih berhamburan

    kupungut satu demi satu, kutautkan dalam hatiku.

    : siapa yang mesti kukutuk? Kau bilang beningkan hatimu.

    Magelang, 2022

     

    Gambar oleh Hasyim Muhamzah dari Pixabay 

     

    Ikuti tulisan menarik Mukhotib MD lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.