Apresiasi Capaian Pembangunan Kota Cilegon Banten - Analisis - www.indonesiana.id
x

kondisi JLS

kang Nasir

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 20 November 2022 12:29 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Apresiasi Capaian Pembangunan Kota Cilegon Banten

    Mengapresiasi capaian Pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cilegon Banten

    Dibaca : 527 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Si Mbok Nekidah, salah satu warga Cilegon, Banten pedagang warung kelontong di kampung, senangnya bukan kepalang diberi bantuan modal untuk mengembangkan warung kelontongnya. Dana sebesar 5 juta rupiah, bantuan dari program Kartu Sejahtera (KCS) Pemerintah Kota Cilegon diterima dengan linangan air mata kebahagiaan.

    Selama ini, Mbok Nekidah mengisi dagangan di warungnya hanya mengandalkan pinjaman dari bank keliling, lebih tepatnya  pinjaman dari salah satu Koperasi Simpan Pinjam yang tiap hari datang  menagih cicilan.

    Dengan adanya bantuan itu, Si Mbok Nekidah kemudian melunasi hutangnya sebesar 1 juta rupiah, sisanya dibelanjakan barang barang dagangan. Keuntungan dari jualanpun kini bisa dinikmati. Selama ini, boleh dibilang sebagian keuntungan diberikan kepada  si peminjam --untuk tidak menyebut rentenir--  karena cicilan tiap hari didalamnya ada perhitungan sebagai bunga. Kini Warung mungil Mbok Nekidah  terbilang isinya agak lumayan dengan dagangan kelontong kebutuhan masyarakat kampung.

    Program KCS  di Pemerintah Kota Cilegon,digulirkan sebagai pemenuhan Janji Walikota Cilegon  saat mencalonkan diri sebagai Walikota. Dalam berbagai kesempatan atau tepatnya pada saat kampanye -- sebelum jadi Walikota-- , selalu diungkapkan bahwa jika terpilih menjadi Walikota, masyarakat diberikan Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) , salah satu manfaat dari program KCS yakni masyarakat hususnya UMKM akan diberikan bantuan modal usaha hingga 5 juta rupiah.

    Sebagai warga Cilegon, tentu saya sangat bangga dengan adanya program KCS yang sudah direalisasikan, artinya Pemkot Cilegon betul betul memperhatikan kesejahteraan  masyarakat.

    Selain realisasi program KCS diatas, saya juga  merasa bangga dengan capaian pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon hususnya dengan dibenahinya Jalan Lingkar Selatan atau JLS.

    Kondisi JLS yang banyak di keluhkan masyarakat baik lokal maupun para wisatawan yang akan berlibur ke Anyer dan sekitarnya lantaran ajur muk-muk, saat ini sudah mulus semulus mulusnya, bukan hanya betonnya yang di perbaharui, tapi sudah dilapisi aspal hotmix sekelas jalan tol, nampak sangat glowing.

    Disisi jalan, ditanami pohon peneduh dan bunga bunga yang warna warni layaknya sebuah taman di padukan dengan pedestrian yang cukup rapih. Jika malam hari, jalan yang tadinya gelap gulita, sekarang terang benderang karena sudah dipasang Penerangan Jalan Umum  dan juga lampu hias yang cantik.

    Kalaupun ada pedagang kaki lima atau yang tak berkaki seperti penjual duren di sekitaran Pondok Cilegon Indah (PCI), terkesan tidak mengganggu pengguna jalan atau pejalan kaki lantaran penataannya yang cukup rapih dengan memperhatikan estetika dan lingkungan.

    Saking nyamannnya kondisi JLS, saya yang sedang mengendarai mobil BMW alias Bukan Mobil Mewah, menghentikan kendaraan dan menepi, melihat lihat pemandangan yang menakjubkan dari jendela mobil yang kacanya sengaja saya buka serta merasakan semriwingnya angin Selatan.
    Saat sedang melihat awan bergerombol diatas bukit mokol, tiba tiba terdengar suara" braaak", kaget bukan kepalang,  mobil bergetar, rupanya ada speda motor yang menabrak belakang mobil saya.  Seketika saya terbangun dari tidur.
    "Oh.... sialan, rupanya saya hanya sedang mimpi..!".

    Ikuti tulisan menarik kang Nasir lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.