Bagaimana Neuro Linguistik Programming Bekerja? Menyelami NLP Lebih Dalam (3) - Analisis - www.indonesiana.id
x

pict by: /www.dreamstime.com

Idatus sholihah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 November 2022

Senin, 28 November 2022 12:47 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Bagaimana Neuro Linguistik Programming Bekerja? Menyelami NLP Lebih Dalam (3)


    Dibaca : 306 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

     Sejak awal perkenalan dengan Neuro Linguistik Programming (NLP) kita tahu bahwa tujuan utama adalah untuk kemampuan diri dalam mengelola emosi dan bagaimana mengubah sesuatu hal buruk dalam diri kita. Sehingga yang dibutuhkan adalah konsistensi sehingga kita harus menyisihkan beberapa menit dalam sehari. Bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun ini menyesuaikan dengan kebiasaan dan rutinitas kita yang bisa dipertahankan dan dilakukan setiap waktu.

    Saat kita sudah berkomitmen dengan diri sendiri maka kita bisa melakukan rutinitas itu dan membangun keyakinan bahwa kita sedang berproses untuk lebih baik dan bermanfaat.

    Agar tidak sekedar berangan-angan kita harus menetapkan tujuan utama dan arah yang ingin dituju. Untuk hal ini kita bisa memberi jeda pada diri untuk berpikir kemudian menuliskan hal-hal yang ingin dicapai atau tujuan akhir. Kita perlu memetakan perilaku apa yang ingin diubah, ingin menjadi individu yang bisa mengontrol emosi seperti apa. Kemudian juga bisa kita bayangkan akan menjadi seperti apa ketika semua tujuan sudah tercapai? Tentunya langkah ini sangat penting dan memberikan kita energi untuk lebih fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai karena kita tahu apa saja yang menjadi prioritas dan penting.

    Jika kita kesulitan untuk mengurai masalah maka kita bisa coba pahami analogi dari misalnya kita ingin berhenti meminum kopi. Bagi kebanyakan orang minum kopi menjadi kebiasaan dan rutinias, namun bagi beberapa orang tidak bisa berpikir saat tidak meminum kopi, atau untuk mengalihkan stress hanya bisa hilang setelah minum kopi. Nah kita tahu bahwa tujuan utama adalah menghilangkan kebiasaan minum kopi, jadi kita perlu tahu bahwa kita tidak minum kopi saat stress atau tertekan, sehingga untuk menghindari kopi maka bisa dengan menguasai emosi agar tidak stress atau cemas. Ketika kita sudah menemukan hal dan tujuan yang ingin dicapai maka yang perlu dilakukan adalah dengan memikirkan cara dan langkah yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan itu.

    Kapan kita tahu bahwa metode NLP ini berhasil?

    Hal yang paling utama adalah bahwa kita merasakan perubahan dalam diri dengan meningkatkan kemampuan menjaga emosi dan perilaku menjadi lebih baik. Kita bisa lihat bagaimana respo orang lain ketika berinteraksi kepada kita, apakah mereka merasa kita menjadi sosok yang berbeda? Dalam arti ini semua berarah pada perubahan yang positif. Mungkin sebelumnya kita sudah bisa mengontrol emosi, namun untuk menguasai emosi di waktu tertentu yang kita inginkan adalah belum sepenuhnya kita kuasai. Kita tidak bisa menghindari kemarahan, kita akan merasa marah setiap kali mendapatkan penolakan. Nah, kemampuan inilah yang menjadikan kita lebih beruntung, karena menikmati setiap prosesnya dan latihan untuk mencapai semua itu. Memang kita tidak bisa mengontrol emosi orang lain, namun kita bisa mengontrol diri bagaimana kita bereaksi terhadap sesuatu.

    Nyatanya, banyak peneliti dan pendidik telah berbicara tentang manfaat mengendalikan emosi untuk terus  maju dalam hidup. Akan selalu ada kritik atau penilaian, tetapi mempraktikkan NLP akan membuat  seseorang lebih percaya diri dan apa yang dapat mereka capai. Ini mengajarkan rasa tanggung  jawab dan menghindari dampak menyalahkan pihak lain.

    Bagaimana memahami lebih dalam NLP?

    Selain melakukan latihan dan rutinitas untuk belajar NLP ada faktor lain seperti memahami lebih dalam tentang NLP. Kita bisa mencari sumber masalah-masalah yang berkaitan dengan NLP dan mengidentifikasinya. Misalnya sakit kepala diobati dengan minum pil. Namun dalam sudut pandang NLP  ini sangat  berbeda. Itu  bisa diidentifikasi dari masalah dan menyadari bahwa masalah itu disebabkan oleh sesuatu yang  masuk ke otak. NLP kemudian membantu menyadari bahwa kita  memiliki kemampuan untuk menyembuhkan masalah; maka ini memberi   teknik yang dapat digunakan untuk memperbaiki masalah tersebut. Setelah  memahami cara kerjanya. Akan sangat mudah untuk menerapkan NLP dalam mencapai tujuan hidup, memperbaiki sebagian besar masalah yang dihadapi setiap hari, sehingga NLP adalah alat yang dapat digunakan untuk mencapai  banyak hal dalam hidup. Ada keterampilan untuk mengatasi rasa takut, misalnya, dan juga keterampilan untuk mengatasi emosi negatif.

    Berfokuslah pada diri sendiri dan cobalah masuk lebih dalam ke dalam perasaan dan pikiran jika ingin mencapai hasil positif dengan NLP. Mungkin dalam proses Latihan NLP kita sering  menantang keyakinan batin  serta muncul perspektif berbeda dalam memandang berbagai  hal   secara umum.  Bisa juga jadi kita mengetahui banyak hal yang tidak pernah tahu sebelumnya, dan ini bisa jadi sedikit menakutkan. Namun, rutin melakukannya adalah kunci untuk menguasai NLP. Belajar terbuka dan tidak membatasi karena berawal dari pikiran, manusia bisa mencapai begitu banyak hal dalam hidup, lantas mengapa   ingin membatasi diri?  

     

    Ikuti tulisan menarik Idatus sholihah lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.