Eksistensi Bahasa Inggris di Era 5.0 - Urban - www.indonesiana.id
x

Jasa Penulis Artikel Bahasa Inggris, Jasa Penulis Artikel Surabaya, Hamam Digital

Wahyuni Mardiani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 November 2022

Kamis, 1 Desember 2022 07:05 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Eksistensi Bahasa Inggris di Era 5.0

    Urgensi bahasa inggris di era industri 5.0 sudah tidak dapat dipungkiri lagi, dibutuhkan soft skill dan hard skill yang tinggi di dunia pekerjaan. Bahasa inggris di era sekarang ini digunakan untuk mendapatkan informasi yang bersifat universal dikancah persaingan global. Komunikasi yang baik mengarahkan kita mendaptakan suatu pencapaian yang akan kita tuju dengan mudah, melalui interaksi yang dijalin dengan orang-orang yang berpengaruh dalam proses pencapaian mimpi kita.

    Dibaca : 1.790 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Eksisteni Bahasa Inggris di Era 5.0

    Oleh: Wahyuni Mardiani

    Mahasiswa jurnalistik dan Komunikasi Penyiaran Islam UIN KH. Abdurrahman Wahid, Pekalongan

    Bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa nasional yang sudah dikuasai kebanyakan anggota masyarakat. Tapi tak dapat dipungkiri masih banyak warga di pelosok pedesaan belum bisa berkomunikasi secara lancar menggunakan Bahasa Indonesia. Sebabnya,  karena kebiasaan mereka menggunakan bahasa daerah atau local language sebagai bahasa utama dalam berinteraksi. Jadi, diperlukan sosialisasi untuk menunjang mereka dapat berkomunikasi mengguakan bahasa indonesia secara lancar sebagai rasa wujud cinta tanah air. Seperti semboyan sumpah pemuda yang menjunjung tinggi bahasa persatuan Bahasa Indonesia.

    Setelah kewajiban kita menguasai Bahasa Indonesia selanjutnya ada Bahasa Inggris yang menjadi bahasa kedua sekaligus bahasa internasional. Sepatutnya dikuasai oleh masyarakata Indonesi, mengingat pentingnya bahasa inggris di era globalisasi dan kemajuan IPTEK. Jika dilihat dari segi pendidikan atau pekerjaan kedua hal tersebut mengarahkan seseorang pada kualitas kehidupan yang lebih baik.

    Bukan hanya di kalangan masyrakat saja, namun dikalangan akademisi bahasa inggris memiliki urgensinya tersendiri dalam bidang penelitian maupun untuk menggali informasi yang bersifat universal. Mahasiswa yang memiliki wawasan luas tentunya dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan baik didepan umum. Kesempatan-kesempatan yang terbuka lebar dapat ditemui dengan mudah melalui informasi yang didapat melalui pihak resmi universitas maupun informasi bisa didapat melalui internet.

    Bukan menjadi rahasia umum lagi sosial media juga menjadi ladang informasi yang dapat bermanfaat bagi scholarship hunter. Sudah banyak akun-akun pribadi social media di facebook dan Instagram membagikan personal experience mereka dalam meraih beasiswa dan membagikan berbagai informasi di social media untuk menginsiprasi orang-orang menggapai impian meraih beasiswa dalam negeri atau luar negeri. Namun informasi yang didapat dari personal akun di social media saja tentunya tidak cukup untuk mendapatkan infromasi yang valid. Research yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai scholarship hunter perlu menelusuri melalui situs laman resmi. Biasanya situs tersebut disediakan secara langsung oleh pihak penyedia beasiswa yang lagi-lagi pastinya menggunakan bahasa inggris. Penguasaan bahasa inggris dikalangan mahasiswa sepertinya sudah menjadi skill yang harusnya wajib dikuasai agar tidak ketinggalan informasi.

    Selanjutnya setelah melewati bangku sekolah atau perkuliahan dalam memasuki dunia pekerjaan skill komunikasi juga tak kalah penting. Seringkali kita temui di dunia pekerjaan membutuhkan sertifikat bahasa inggris sebagai salah satu persyaratan. Banyak ditemui sekarang lowongan pekerjaan yang perusahaanya meminta agar kandidat lancar berkomunikasi Bahasa inggris dengan dibutuhkan sertifikat TOEFL atau IELTS sebagai bahan acuan kemampuan mereka sebagai syarat ketentuan kriteria pelamar kerja. Jika dilihat beberapa tahun terakhir syarat pendaftaran CPNS juga membutuhkan sertifikat bahasa inggris sebagai nilai tambahan.

    Di kalangan perusahaan-perusahaan BUMN tentunya mencari kandidat atau pelamar kerja yang memiliki skill komunikasi public speaking yang mumpuni untuk memudahkan mereka berkomunikasi. Menjalin hubungan kerjasama bisnis yang dilakukan kepada investor asing yang menunjang keberhasilan target perusahaan. Banyaknya peluang untuk mendapatkan informasi ketika kita dapat menguasai bahasa inggris karena segala informasi yang bersifat universal tertulis dalam bahasa inggris. Maka dari itu informasi yang telah disediakan di online site harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

    Bukan hanya informasi beasiswa saja tapi banyak juga job vacancies atau lowongan pekerjaan yang sudah banyak disediakan di website secara online dengan cara mengirimkan cv lewat email yang tertera pada website. Komunikasi menggunakan bahasa inggris menjadi poin penting diera 5.0 ini antara tekonologi dan sumber daya manusia yang kualitasnya semakin tinggi dari segi tingkat pendidikan yang memiliki persaingan ketat. Kita dituntut untuk multitalent, siapa yang tak mau belajar akan menerima konsekuensianya karna tingginya tingkat persaingan pekerjaan.

    Perkembangan zaman yang semakin pesat memunculkan berbagai konsep yang berkaitan erat dengan penerapan aktivitas yang relevan dari tahun ketahun dengan istilah yang berbeda di setiap eranya. Konsep yang sekaligus pertama kali digagas oleh negara Jepang yaitu era industry 5.0 yang diterapkan dari tahun 2019 hingga tahun 2022 sekarang . Konsep ini memilki tujuan untuk memudahkan kebutuhan manusia dalam  penggunaan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern.

    Istilah industry 5.0 muncul setelah konsep industri 4.0 yang sebenarnya hanya memiliki sedikit perbedaan. Jika era industry 4.0 berfokus pada konnsep otomatisasi teknologi sebagai pengganti manusia untuk melakuka pekerjaannya. Sedangkan pada fokus rra industry Society 5.0 ialah pemanfaatan teknologi modern, tetapi masih mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya. Dengan manusia sebagai komponen utamanya, dengan berkembangnya era teknologi yang mampu meminimalisir kesenjangan pada manusia sehingga masih melibatkan manusia dalam melakukan pekerjaan mampu mengendalikan teknologi dengan baik. 

    Lalu apa hubungannya dengan bahasa inggris dengan era industry 5.0? Yah dapat dilihat saja antara penguasaan ilmu teknologi dan sistem komunikasi keduanya melibatkan bahasa inggris sebagai alat penghubungnya. Jika kita menguasai hal tersebu akan lebih mudah mencapai titik yang menjadi tujuan kita mendapatkan suatu pekerjaan yang mendapatkan high salaries. Skill yang diminta oleh pihak perusahaan di era 5.0 memiliki persyaratan yang kita harus siapkan sejak duduk dibangku sekolah dan menggali informasi sebanyak-banyaknya sebelum kita mendaftarkan pekerjaan yang akan kita tuju.

    Pekerjaan sekarang juga beragam tidak hanya tersedia secara offline tapi banyak juga ditemui pekerjaan yang menyediakan pekerjanya bekerja dirumah alias WFH work from home. Pekerjaan dari luar negeri juga bisa dikerjkan di Indonesia hanya bermodalkan perangkat computer seperti sebagai online researcher, onlineshop marketing  on social media, Bussiness administration, design graphic project, dan lain sebagainya.  

    Masih banyak lagi pekerjaan yang ditemui dan dikerjakan secara online. Bahkan kursus belajarpun dapat ditemui secara online. Skill bahasa inggris sangat dibutuhkan di era 5.0 untuk menunjang kita berkomunikasi secara baik dengan klien atau atasan kita. Pekerjaan-pekerjaan yang telah disebutkan tersbut merupakan salah satu bukti nyata bahwasannya era industri 5.0 berada pada kendali manusia yang memanfaatkan teknologi sebagai jalan utama mereka untuk memudahkan melakukan suatu pekerjaan.

    Semua yang ditemukan sekarang serba-serbi berbau teknologi. Perangkat-perangkat komputer seperti Microsoft memiliki language system yang menggunakan bahasa inggris. Dari sini kita dapat mengetahui hubungan antara era 5.0 yang tidak dapat dipisahkan dengan perangkat  teknologi.

    Sebagai salah upaya penggunaan Bahasa Inggris sejak dini peran orang tua sangatlah mempengaruhi agar anak mendapatkan support system yang cukup agar anak termotivasi untuk menggunakan Bahasa inggris sebagai Bahasa kedua mengingat pentingnya untuk dunia Pendidikan apalagi di era 5.0 yang dituntut untuk memahami segala sesuatunya yang luas mengenai informasi.

    Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua sejak dini kepada anak yaitu dengan menempelkan benda-benda dengan kertas yang ditulis dengan Bahasa inggris, dengan begitu anak akan mudah mengingat disetiap saat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya di dapur orang tua menempelkan kertas di benda-benda sekitar rumah yang bertuliskan dengan Bahasa inggris.

    Ada pun cara lain dengan berkomunikasi menggunakan bahasa inggris sebagai second language atau lingkungan sekolah dan pertemanan yang menunjang anak lancar berbicara Bahasa inggris karena lingkungan merupakan salah satu faktor utama yang melatarbelakangi kemampuan Bahasa anak sejak dini dalam berkomunikasi.

    Banyak dari kita sudah belajar Bahasa Inggis di sekolah negeri sejak sekolah dasar mengenai basic Bahasa inggris sampai sekolah menengah atas maupun kuliah mengenai materi grammatical namun sayangnya ketika mereka mempraktekan berbicara secara langsung menjadi salah satu kendala yang sangat umum dirasakan oleh pelajar karena mereka hanya menerima materi tanpa menerapkan secara langsung dalam kehidupan sehari -hari sehingga mereka tak mampu berbicara dalam bahasa inggris meskipun mempunyai writing skill yang mumpuni harus bisa diimbangi dengan speaking skill agar mampu menguasai keduanya diperlukan latihan secara konsisten.

    Ikuti tulisan menarik Wahyuni Mardiani lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.







    Oleh: Mulia Zachrie

    Jumat, 13 Januari 2023 21:58 WIB

    Digital Marketing di Era 4.0

    Dibaca : 465 kali