Grup 54 KKN Unej Dorong Desa Jurangsapi Naik Kelas dengan Menggali Potensi dan Selaraskan Asa - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

KKN 54 UNEJ JURANGSAPI

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 Januari 2023

Rabu, 11 Januari 2023 12:28 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Grup 54 KKN Unej Dorong Desa Jurangsapi Naik Kelas dengan Menggali Potensi dan Selaraskan Asa

    Observasi situasi dan potensi desa Mahasiswa KKN Tematik UNEJ di Desa Jurangsapi Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso DPL: dr. Yudha Nurdian, M.Kes

    Dibaca : 594 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Mahasiswa Universitas Jember melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa
    Jurangsapi, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai
    media untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan secara langsung
    kepada masyarakat.

    KKN periode ini dilaksanakan selama 45 hari dimulai dari bulan Januar hingga Februari 2023. Mahasiswa KKN UNEJ kelompok 54 dibimbing oleh pembimbing lapang dr. Yudha Nurdian, M.Kes dan mahasiswa yang dibimbing sebanyak 10 orang yang beranggotakan Rizqi Fitria Damayanti, Radifan Fahrul Akhyar, Mita Prilla Devie, Fitra Ayu Mardani, Ahmad Ashidhiqie Pramana, Nur Annisa Wahdah, Farradhita Ambar Tauriestya, Deriel Thio Miratmaka, Muhammad Yongki Ivan Sugesta, dan Dhea Elfitra Noza. Kegiatan KKN ini dilakukan di Desa Jurangsapi.


    Desa Jurangsapi merupakan salah satu desa di Kecamatan Tapen, Kabupaten
    Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Desa ini memiliki luas wilayah 379,632 Ha dengan
    jumlah penduduk ±3.000 jiwa. Sebelah utara Desa Jurangsapi berbatasan dengan desa Cindogo,
    sebelah selatan berbatasan dengan desa Bendoarum, sebelah timur berbatasan dengan desa
    Gunung Anyar, dan sebelah barat berbatasan dengan desa Kapuran. Desa Jurangsapi memiliki 10
    dusun yaitu dusun Gardu Atak, Ebra, Pandigung, Kebun Agung, Bringin Korong, Krajan,
    Sumber Rejo, Jatian, Timur Jaya, dan Tegal Rejo.


    Mata pencaharian masyarakat desa Jurangsapi yaitu sebagai petani, pengrajin, pedagang,
    buruh harian, peternak lele, dan sebagian lainnya adalah peternak sapi. Hewan ternak yang
    banyak dipelihara oleh masyarakat desa Jurangsapi adalah sapi, sebanyak 95% penduduk
    memelihara sapi. “Didesa ini hampir setiap rumah memiliki hewan ternak khususnya sapi, dalam
    satu rumah terdapat 1 sampai 5 sapi” ujar Bapak Hasbi selaku kepala desa.


    Komoditas utama di bidang pertanian di desa ini ialah padi dan jagung. Banyaknya hasil
    panen jagung yang ada di desa Jurangsapi berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan.
    Penanganan limbah tongkol jagung dapat dimanfataakan sebagai bahan bakar pengganti arang
    untuk produksi kerupuk di dusun Krajan. Sedangkan limbah daun jagung, dimanfaatkan sebagai
    pakan ternak. Selain potensi dibidang pertanian terdapat juga dibidang kewirausahaan. Salah satu
    usaha keunggulan Desa Jurangsapi adalah produksi Kuningan yang berhasil didistribusikan
    hingga ke Provinsi Bali. “Kuningan yang diproduksi di dusun Pandigung memiliki kualitas yang
    baik. Sekali pengiriman produksi kuningan ini dapat mengirimkan hingga 150 buah, dan
    sekarang untuk harga kuningan juga cukup tinggi” ujar Ibu Sulastri selaku pemilik usaha
    kuningan. Bidang usaha lainnya yaitu produksi keripik tape, kerupuk oval, pengrajin cetakan
    kue, pande besi, sapu ijuk, dan industri batu-bata.

    Ikuti tulisan menarik KKN 54 UNEJ JURANGSAPI lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.