Tes, Apakah Saya Orang yang Konsisten, Dimamis, Kreatif, dan Inovatif? - Humaniora - www.indonesiana.id
x

tegas

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

1 hari lalu

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Tes, Apakah Saya Orang yang Konsisten, Dimamis, Kreatif, dan Inovatif?

    Apakah Anda orang yang memiliki ciri konsisten, dinamis, kreatif, dan inovatif? Silakan instrispeksi dan merefleksi diri. Anda akan menemukan jawabannya.

    Dibaca : 70 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Buah dari menanam-merawat sifat-sikap-karakter konsisten dan dinamis adalah perbuatan kreatif-imajinatif-inovatif. (Supartono JW.26012022)

    Apakah saya orang yang konsisten. Lalu, dinamis, kreatif, dan inovatif dalam setiap gerak langkah kehidupan baik di dalam keluarga, lingkungan formal (sekolah, kampus, kantor, tempat bekerja, dll), hingga di lingkungan masyarakat, bangsa dan negara?

    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konsisten adalah tetap (tidak berubah-ubah), taat asas, ajek, selaras, sesuai. Dinamis artinya penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan dan sebagainya.

    Sementara kreatif adalah memiliki daya cipta, memiliki kemampuan untuk menciptakan, bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang menghendaki kecerdasan dan imajinasi. Dan, inovatif yaitu bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru, bersifat pembaruan (kreasi baru).

    Bila disimpulkan secara positif, bila saya orang yang konsisten, dinamis, kreatif, dan inovatif, maka saya akan selalu taat asas, selaras, penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan. Kemudian memiliki daya cipta, memiliki kemampuan untuk menciptakan, melakukan pekerjaan yang menghendaki kecerdasan dan imajinasi, serta selalu dapat memperkenalkan sesuatu yang baru, suatu pembaruan, dan kreasi baru.

    Konsisten, dinamis ...

    Dalam praktiknya, melihat dan membaca kisah-kisah orang yang sukses dalam kehidupan di dunia ini, rata-rata didominasi oleh orang-orang yang konsisten. Pasalnya, dengan sikap dan karakter yang konsisten, maka mereka jadi tahu skala prioritas, tahu target, tahu latar belakang dan tujuan, tahu masalah dan solusinya, tahu kekuatan dan kelemahan dirinya, dan terukur setiap langkah dan geraknya.

    Karenanya, orang-orang yang konsisten, biasanya tidak serakah, tidak ambisius (egois-individualis), tidak berpikir untuk dirinya sendiri, peduli, santun, beretika, dan rendah hati.

    Orang yang konsisten dengan sendirinya akan dinamis dalam setiap gerak langkahnya, akan mengalir daya kreativitasnya, dan akan selalu memiliki imajinasi untuk membuat pembaharuan, membuat yang baru, karya sendiri.

    Dari berbagai kisah tentang orang yang konsisten apakah saya seperti ini?

    1. Konsisten dalam tindakan sesuai kata-kata, meski sulit

    Apakah saya orang yang konsisten dalam setiap kata-kata dan tindakannya sesuai kata-kata? Orang yang konsisten akan sangat mudah untuk mengatakan hal yang benar. Orang yang konsisten tahu bahwa yang sulit adalah saat melaksanakan kata-kata dengan tindakan atau perbuatan, tetapi akan mampu membuktikan tindakannya sesuai kata-kata.

    2. Transparan dan jujur?

    Orang yang konsisten, selain dapat mrmbuktikan kata-kata dengan tindakan, maka dalam komunikasi pun, akan transparan dan jujur. Tidak akan berbohong, menutup-nutupi situasi atau sembunyi dari kebenaran.

    Dengan sikap transparan dan jujur, akan tercipta kesolidan dan kualitas hubungan sosial, orang lain akan percaya dan terua mendukung langkah dan gerak yang dilakukan.

    3. Memiliki nilai perjuangan

    Orang yang konsisten, dapat menilai diri sendiri berdasarkan nilai-nilai agama, sosial, kemasyarakatan, budaya, adat-istiadat, nilai kemanusiaan, dan laiinya. Sehingga, apa yang menjadi kepedilian, apa yang diperjuangkan sesuai prinsip kehidupan dan selaras dengan nilai-nilai yang berlaku.

    4. Punya empati

    Orang yang konsisten pasti punya rasa empati, perhatian terhadap orang lain, tidak hanya peduli pada dirinya sendiri tetapi mereka juga menunjukkan rasa empati yang tulus terhadap orang lain. Peduli dengan kesejahteraan dan kebahagiaan orang lain. Menunjukkannya melalui pertimbangan dan tindakan yang cerdas. Sifat Ini, dapat dirasakan oleh orang lain dengan mudah.

    5. Mendengarkan

    Orang yang konsisten mendengarkan orang lain. Bukan hanya dirinya yang maunya didengar. Mereka akan selalu dapat menempatkan diri di posisi orang lain, serta turut dapat merasakan apa yang dialami orang lain.

    6. Mengakui kesalahan

    Orang yang konsisten, jujur ​​​​pada diri sendiri, terbiasa mudah mengakui kesalahan dan dapat mengidentifikasi kesalahannya, tanpa menyalahkan orang lain. Dan, berupaya tidak berbuat salah lagi, serta memperbaiki kesalahannya.

    7. Terbuka, tulus

    Orang yang konsisten, mau mendengarkan perspektif yang berbeda. Bila ada pandangan yang lebih baik atas tindakannya, akan diambil sebagai bagian dari solusi. Namun, bila pandangan yang lain atau prespektif lain, tidak lebih baik dari apa yang sudah dirintis, tetap akan berbesar hati memberikan tanggapan dalam menolaknya.

    Orang yang konsisten, selalu tulus menyambut prespektif yang berbeda dan tak henti belajar dari berbagai pengalaman.

    8. Murah hati

    Orang yang konsiten akan selalu bermurah hati dengan waktu, sumber daya, dan dukungan demi langkah dan geraknya baik untuk dirinya mau pun orang lain.

    Tidak bersikap baik dan benar saat dirinya dalam kondisi aman, nyaman, dan bahagia. Tetapi konsisten bersikap baik dan benar saat dalam kondisi tidak aman, tidak nyaman, dan tidak bahagia.

    Bila saya memiliki sifat, sikap, dan karakter seperti nomor 1 s.d. 8, bersyukurlah. Artinya, saya adalah orang yang konsisten. Bila demikian, saya pun tentu orang yang dinamis, kreatif, dan inovatif. Semoga, Aamiin.

    Apakah Anda orang yang memiliki ciri konsisten, dinamis, kreatif, dan inovatif? Silakan instrispeksi dan merefleksi diri. Anda akan menemukan jawabannya.

    Ikuti tulisan menarik Supartono JW lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.