Hore! Ayam Indonesia Boleh Masuk Singapura

Senin, 15 Mei 2023 07:18 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pemerintah Singapura mengizinkan masuknya ayam hidup dari Indonesia. Ini merupakan negara kedua yang diberi izin. Namun, saat ini impor babi dari Indonesia distop karena mengandung virus.

KABAR baik bagi peternak ayam di tanahair. Singapore Food Agency (SFA) dan Animal & Veterinary Services (AVS) di bawah National Parks Board (NParks) telah menyetujui ternak ayam bebas flu burung dari Indonesia sebagai sumber baru impor unggas hidup untuk negara tersebut.

Seperti diungkapkan situs Berita Harian Singapura, Menteri Negara Senior (Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup dan Tenaga Kerja) Dr Koh Poh Koon, mengatakan dengan diberlakukannya unggas dari peternakan di Indonesia sebagai sumber impor, maka warga Singapura dan kalangan bisnis kini memiliki lebih banyak pilihan ayam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia mengatakan hal itu saat berada di Pelabuhan Jurong untuk menyaksikan kedatangan kiriman ayam pertama dari peternakan ke Singapura pada Sabtu pagi, 13 Mei. “Ketahanan pasokan ayam Singapura juga akan terus diperkuat," lanjut dia.

Kendati begitu, Dr Koh berpesan agar tetap siap ketika gangguan pasokan pangan terjadi dari waktu ke waktu karena berbagai faktor. Seperti wabah penyakit, ketegangan geopolitik, dan peristiwa cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

Seperti yang terjadi saat ini, pemerintah Singapura menghentikan impor babi dari Pulau Bulan, Indonesia, karena ditemukan mengandung virus. Padahal impor babi dari pulau yang berdekatan dengan Singapura itu sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Sebagai negara dengan ekonomi terbuka yang mengimpor lebih dari 90 persen bahan makanan, menurut Dr Koh, Singapura tidak dapat sepenuhnya dilindungi dari peristiwa-peristiwa semacam itu. “Itulah mengapa industri makanan kita harus tetap gesit dan mampu beradaptasi melalui perencanaan kesinambungan bisnis,” ujar Dr Koh.

Ia juga berharap konsumen agar dapat berperan dengan sikap fleksibel dalam pilihan makanan dan memilih alternatif seperti daging beku atau pilihan protein lainnya.

Menurut Dr Koh, diversifikasi sumber impor merupakan salah satu strategi utama Singapura untuk membuat rantai pasokan makanannya lebih tangguh. Misalnya, negara itu mengimpor ayam dalam berbagai bentuk dari 25 negara termasuk Brasil dan Amerika Serikat. Untuk ayam hidup, sebelumnya Singapura hanya memiliki satu sumber impor.

"Namun dengan adanya peternakan baru di Indonesia ini, warga dan pelaku usaha di sini kini memiliki lebih banyak pilihan," katanya. (*)

Bagikan Artikel Ini
img-content
Irwan

Irwan E. Siregar

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler