Pro dan Kontral Film Guru Tugas di You Tube

Rabu, 15 Mei 2024 19:28 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Beberapa pekan terakhir kita disuguhkan berita mengenai film kontraversial yang ditayangkan salah satu channel Youtube berjudul Guru Tugas. Film tersebut menuai kontroversial di kalangan masyarakat, terutama Madura. Kalangan santri, ustad, dan kyai pondok pesantren juga memberikan kritikan serta mengomentari penayangan film tersebut.

Istilah guru tugas di beberapa daerah, khususnya Madura, merujuk pada santri, ustad atau guru yang ditugaskan pondok pesantren untuk mengabdi di beberapa daerah tertentu. Seyogyanya mengemban amanah suci dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, mensyiarkan agama, serta mendidik dan memperkuat akidah agama.
 
Beberapa pekan terakhir kita disuguhi berita soal film kontraversial, film yang di tayangkan oleh salah satu channel Youtube dengan judul Guru Tugas. Pasalnya, film tersebut menuai kontroversial di kalangan masyarakat, terutama msyarakat madura. Tidak terlepas pula bagi kalangan santri, ustad, dan kyai pondok pesantren yang memberikan kritikan serta mengomentari persoalan ditayangkannya film tersebut.
 
Film itu, dari keterangan sang sutradara, diangkat dari kisah nyata yang terjadi di beberapa daerah di Madura. Namun film tersebut menjadi perdebatan yang cukup panjang dari beberapa kalangan, pro-kontra yang terjadi memberikan dampak yang signifikan bagi para pemain dan sutradara film tersebut. Bagi masyarakat yang pro, terkait ditayangkannya film ini, beranggapan bahwa, dengan adanya film berdurasi pendek ini, memberikan perhatian penuh terkhusus bagi santri yang akan melaksanakan guru tugas kedepannya.
 
Akan tetapi, tidak sedikit yang memberikan kritikan dan kontra akan film ini. Bagi mereka yang kontra, beranggapan bahwa, dengan adanya film tersebut, secara tidak langsung membuat nama baik guru tugas di khalayak umum menjadi buruk, mencoreng nama baik di pesantren, serta memberikan dampak kehawatiran bagi santri-santri yang akan melaksanakan sebagai guru tugas. Karena dilakukan oleh oknum tertentu, tidak bisa disimpulkan bahwa semua guru tugas memiliki akhlak dan sifat demikian seperti yang ada di film.
 
Banyak cara dalam memberikan edukasi kepada masyakat, utamanya teruntuk santri-santri yang akan melaksanakan guru tugas dari pesantrennya. Sejatinya, alasan adanya Film  ini bertujuan  mengedukasi  masyarakat, khsusnya santri-santri, untuk lebih hati-hati dalam melaksanakan tugas yang diemban. Lebih amanah dalam melaksanakan perintah yang diberikan pondok, dan tidak mencontreng nama baik pondok itu sendiri, dengan akhlak dan sikap yang tidak terpuji.
Sedangkan edukasi bagi masyarakat, untuk tetap mengawasi anaknya dalam hal pergaulan. Memberikan didikan serta pengawasan bagi anak perempuannya untuk tidak sering bergaul dengan yang bukan muhrimnya.
 
Kita tetap harus bijak, dalam menyikapi beberapa persoalan sosial yang terjadi di masyakat, tidak terprovokasi, melainkan mengkaji lebih dalam lagi dalam menyikapinya. Beberapa kalangan, yang kontra dengan film ini yaitu, bahwa hal ini memberikan dampak negatif bagi santri-santri yang mau melaksanakan guru tugas. Tidak terlepas pula bagi pesantren, yang notabene pandangan msyarakat cukup positif, pondok atau pensantren merupakan wadah dalam mencetukan anak bangsa yang mengutaman adab dan memiliki nilai akdiah serta agama yang kuat, akan tetapi dengan adanya film tersebut, dikutkannya memberikan asumsi liar yang negatif dari masyarakat umum.
 
Beberapa kyai, menyatakan bahwa, film ini termasuk defamation bagi pondok dan santri yang akan ataupun yang sedang menjalankan sebagai guru tugas.
 
Sekalilagi penulis mengedukasi kepada masyarakat luas, agar tetap bijaksana dalam menyikasi persoalan sosial. Tentu kontraversial yang terjadi karena film dengan judul "Guru Tugas" ini, membuat asumsi dari beberapa kalangan menjadi pro-kontra.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Haris Rizki Maulana

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua