x

Iklan

FINKA NOVITASARI

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Oktober 2021

Selasa, 4 Juni 2024 08:54 WIB

Universitas Alma Ata: Tempat Menghidupkan Rindu, Pulang, dan Angkringan

Di tengah gemerlapnya kehidupan akademik, Universitas Alma Ata turut menjadi bagian dalam atmosfer kota yang dipenuhi rindu, kehangatan pulang, dan aroma angkringan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Di tengah gemerlapnya kehidupan akademik, Universitas Alma Ata turut menjadi bagian dalam atmosfer kota yang dipenuhi rindu, kehangatan pulang, dan aroma angkringan.

Seperti Yogyakarta yang dikenal sebagai kota yang terbuat dari rindu, Alma Ata menciptakan ikatan emosional yang kuat antara mahasiswa dengan kampung halaman. Dari aroma kopi yang menggoda hingga obrolan santai di sudut-sudut kampus, mahasiswa merasakan kehangatan dan kebersamaan yang membuatnya seperti rumah kedua. Pulang bukan lagi sekadar sebuah pelawatan fisik, tetapi juga perjalanan emosional yang membawa mahasiswa kembali pada akarnya. Adanya kebijakan pro-mahasiswa yang tidak membebani mereka dengan biaya SPP tinggi, universitas di Jogja yang menempati peringkat 5 tersebut menciptakan atmosfer yang memungkinkan mahasiswa untuk fokus pada proses belajar tanpa harus merasa terbebani oleh masalah finansial.

Sejak didirikan tahun 2015 silam, Universitas Alma Ata telah memperkuat kualitas pendidikan tinggi dengan menekankan nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam tradisi Nahdlatul Ulama. Melalui pendekatan holistik terhadap pendidikan, kampus ini tidak hanya berorientasi pada aspek akademis, tetapi juga memperhatikan pengembangan spiritual dan karakter mahasiswa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Walau begitu, keunikan sejati Universitas Alma Ata terletak pada hubungannya dengan kota tempatnya berada. Terletak di Bantul yang menawarkan suasana tenang nan akrab, juga berbatasan dengan jantung kota, menciptakan simbiosis mutualisme yang memperkaya pengalaman belajar para mahasiswa. Di sekitar kampus, aroma harum angkringan yang khas menyambut mahasiswa dengan hangat. Angkringan menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa dari berbagai jurusan, berbagi cerita, dan menghangatkan suasana di malam hari. Inilah tempat di mana mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar dari kehidupan sosial yang kaya akan nilai-nilai kebersamaan.

Universitas Alma Ata Yogyakarta bukan hanya menjadi tempat untuk mendapatkan gelar akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk karakter dan kepribadian yang kuat, serta menghidupkan semangat pengabdian kepada agama dan masyarakat. Sebagai universitas di Jogja yang bernapaskan Nahdlatul Ulama, Universitas Alma Ata terus mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada kualitas dan keunggulan, sambil tetap mengakar pada kehangatan dan kebersamaan ala Jogja. Sebagaimana menukil ungkapan Joko Pinurbo dalam puisinya, "Yogyakarta yang terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan.”

Ikuti tulisan menarik FINKA NOVITASARI lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler