Mengukur Efektivitas Tapera dalam Mengatasi Krisis Perumahan di Indonesia

Minggu, 16 Juni 2024 09:02 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tapera, atau Tabungan Perumahan Rakyat, adalah program yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi krisis perumahan yang telah lama menjadi masalah di negara ini.

Tapera, atau Tabungan Perumahan Rakyat, adalah program yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi krisis perumahan yang telah lama menjadi masalah di negara ini. Berdasarkan UU No. 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (UUTapera), program ini mengharuskan kontribusi wajib dari pekerja dan pemberi kerja untuk membiayai pembangunan perumahan yang terjangkau.

Efektivitas Tapera dalam mengatasi krisis perumahan dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, Tapera memberikan akses kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah dengan cara menabung secara bertahap. Ini adalah langkah positif karena membantu mereka yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan untuk menabung atau mendapatkan kredit perumahan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, tantangan utama adalah partisipasi dan kesadaran masyarakat. Meskipun program ini wajib, masih banyak pekerja yang belum terdaftar sebagai peserta Tapera. Selain itu, masih ada kekhawatiran tentang pengelolaan dana dan transparansi program ini.

Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera (PP No. 25/2020) dan perubahannya pada PP No. 21 tahun 2024 telah mencoba mengatasi beberapa tantangan ini dengan menetapkan aturan yang lebih jelas tentang pengelolaan dan penggunaan dana Tapera.

Kesimpulannya, Tapera memiliki potensi yang besar dalam mengatasi krisis perumahan di Indonesia, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam hal partisipasi masyarakat dan transparansi pengelolaan dana. Dengan pengawasan yang ketat dan sosialisasi yang lebih luas, Tapera dapat menjadi salah satu solusi utama dalam menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat Indonesia.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Bagas Adi Winarto

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua