x

Foto kegiatan KKN NR 8 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Iklan

Dorifahtu Afirstantian Maharani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 16 Juni 2024

Senin, 17 Juni 2024 05:45 WIB

Inovasi Pengolahan Ikan Bandeng dalam Kegiatan KKN di Desa Kedung Peluk

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan sosialisasi Pemanfaatan Pengolahan Ikan Bandeng menjadi Produk Makanan dengan Nilai Jual Tinggi

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Desa Kedung Peluk, sebuah permata tersembunyi di tengah pesona pedesaan di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo telah menjadi saksi bisu akan inisiatif luar biasa dari sekelompok mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam rangkaian Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berbekal semangat pengabdian dan keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, mereka memilih untuk fokus pada potensi terpendam desa ini: tambak ikan bandeng. 

Dalam sebuah proyek inovatif yang melibatkan penduduk setempat, kamit menggagas ide untuk mengolah ikan bandeng lokal menjadi produk bernilai tambah, seperti nugget ikan bandeng, abon ikan bandeng, dan kaldu bubuk tulang ikan bandeng. Langkah ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hasil tangkapan ikan, tetapi juga untuk memperluas pasar produk lokal serta memberikan alternatif baru bagi konsumen.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Desa Kedung Peluk, yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari sektor perikanan, menyambut hangat langkah-langkah ini. Kami menggandeng para ibu-ibu PKK Desa Kedung Peluk untuk melakukan pelatihan. Dalam beberapa bulan terakhir, kami bekerja keras bersama ibu-ibu PKK, mempelajari proses produksi, mengidentifikasi peluang pasar, dan mengembangkan resep-resep inovatif untuk produk-produk tersebut.

Pada saat pelatihan, dari banyaknya pengolahan ikan yang bisa dibuat berbagai macam makanan, kami memilih untuk mengolah ikan bandeng menjadi beberapa produk makanan diantaranya pembuatan nugget ikan bandeng, abon ikan bandeng, sementara itu ada sisa-sisa tulang ikan dibuat untuk olahan kaldu bubuk. Setelah produk jadi, kami mengemas dengan kemasan yang higienis dan ditambah logo yang menarik sehingga produk layak di jual. Di samping pembuatan produk, kami juga membantu pendampingan dalam proses perhitungan biaya produksi dan estimasi harga jual produk olahan ikan. 

 

Ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Balai Desa Kedung Peluk. Mereka berharap bisa mempraktekkan kembali cara pembuatan nugget, abon, dan kaldu bubuk dari ikan bandeng. Karena sebelumnya para ibu-ibu sudah pernah membuat ketiga produk ini, mereka ingin aktif kembali dan mengembangkan produk menjadi suatu usaha yang dapat menghasilkan nilai jual tinggi.

 

"Kami senang ada pelatihan seperti ini, sebelumnya pernah ada kegiatan juga membuat produk makanan olahan ikan. Tapi kami belum mengembangkan menjadi suatu usaha sehingga menjadi konsumsi pribadi saja" kata Bu Zumrotul, salah satu anggota PKK Desa Kedung Peluk yang mengikuti pelatihan.

 

Melalui kegiatan yang kami lakukan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kedung Peluk dengan mengoptimalkan potensi sumber daya ikan. Pengembangan produk olahan ikan akan memberikan nilai tambahan dan membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

 

#kknuntagsurabaya #kknuntag2024 #kitauntagsurabaya #kampusmerdeka #ecocampus #mahasiswa KKN 

Ikuti tulisan menarik Dorifahtu Afirstantian Maharani lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler