Pengelolaan Limbah Ikan Menjadi Pakan Ternak

Senin, 17 Juni 2024 09:40 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mahasiswa KKN Univaesitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan program kerja dengan judul pengolahan limbah ikan menjadi pakan ternak.

02 Juni 2024, sebuah inisiatif penting dilaksanakan oleh kelompok KKN NR 8 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya di Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut berupa sosialisasi edukasi bertema "Pengolahan Berkelanjutan Limbah Ikan Menjadi Pakan Ternak," yang ditujukan kepada UMKM dan pemilik tambak ikan, dengan fokus utama pada Mas Rian sebagai pengelola tambak ikan.

Limbah ikan, yang terdiri dari kepala, tulang, kulit, dan organ dalam, sering kali menimbulkan bau tidak sedap jika dibiarkan membusuk. Jika dibuang ke sungai, limbah ini dapat mencemari perairan, mengganggu ekosistem akuatik, dan memicu masalah kesehatan bagi penduduk sekitar. Pencemaran oleh limbah ikan dapat mengakibatkan eutrofikasi, yaitu peningkatan nutrisi yang memicu pertumbuhan berlebih alga dan tumbuhan air, mengurangi kadar oksigen, membunuh ikan, dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Dampak ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengurangi hasil tangkapan nelayan dan mengancam keberlanjutan industri perikanan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

KKN NR 8, melalui kegiatan edukasi ini, berusaha menawarkan alternatif pengelolaan limbah ikan yang lebih baik. Mereka memperkenalkan cara pengolahan limbah ikan menjadi pakan ternak melalui poster yang berisi materi dari definisi limbah ikan hingga teknik pengolahan berkelanjutan. Pengolahan ini memungkinkan limbah ikan menjadi pakan bernilai jual, mengurangi dampak lingkungan, menghemat biaya produksi, dan mendukung praktik ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi dan pengetahuan yang tepat, pengolahan limbah ikan dapat menjadi langkah maju dalam industri perikanan dan perlindungan lingkungan.

Selain mengurangi biaya pakan yang biasanya mahal, solusi ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada bahan pakan impor yang sering kali sulit didapatkan. Keberhasilan kegiatan ini diukur dari pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan melalui poster dan sampel produk pakan ikan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa program KKN di Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo membawa dampak positif dan menambah wawasan peserta tentang pengelolaan limbah ikan secara berkelanjutan.

 

#kknuntagsurabaya#mahasiswikkn#kitauntagsby#untagsurabaya#teknologitepatguna#limbahikan

Bagikan Artikel Ini
img-content
fatika rahma fina

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua