Taman Baca, Tingkatkan Literasi dengan Menyenangkan

Selasa, 18 Juni 2024 07:36 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Anak bangsa negeri ini tidak tinggal diam melihat situasi yang kian meresahkan. Mereka berinovasi secara kritis juga kreatif, bagaimana menumbuhkan dan membangun budaya membaca pada masyarakat

Membaca menjadi hal yang umum dan sebagian besar masyarakat sudah bisa membaca. Namun, kegiatan membaca secara sukarela bukanlah kegiatan yang lumrah dilakukan. Membaca hanya dilakukan dikala itu menjadi perintah. Seperti meresensi buku yang mewajibkan kita membaca buku terlebih dahulu baru dapat meresensi.

Membaca belum menjadi hobi di negara kita. Indeks literasi di Indonesia memang sudah meningkat perlahan dari tahun ke tahun. Tetapi literasi Indonesia ada di peringkat 62 dari 70 negara berdasarkan riset yang dilakukan PISA (Program for International Student Assessment).

Membaca bagi sebagian orang menjadi kegiatan yang membosankan. Terbukti dengan ramainya media sosial dibandingkan dengan perpustakaan digital. Banyak terdapat komentar-komentar yang tidak sesuai dengan konten yang ada di media sosial karena tidak dibaca caption atau penjelasan pada konten. Mereka hanya menyimpulkan berita sementara yang dilihatnya secara sekilas. Hal ini pula yang terkadang memicu pertentangan-pertentangan kecil antar masyarakat pengguna media sosial. 

Anak bangsa negeri ini tidak tinggal diam melihat situasi yang kian meresahkan. Mereka berinovasi secara kritis juga kreatif, bagaimana menumbuhkan dan membangun budaya membaca pada masyarakat. Terutama kaum gen Z atau millenial di masa kini. Taman baca menjadi solusi yang menyegarkan dikala suntuk dengan keadaan. Berkumpul dan membaca bersama, dengan ditemani camilan di taman ruang terbuka berikan suasana baru dalam menikmati kegiatan membaca. Dengan adanya kegiatan semacam ini, menumbuhkan kecintaan pada buku yang akan dibaca mulai dari novel, buku pengembangan diri sampai buku teori. 

Bukan hanya sekadar membaca, namun juga sharing mengenai isi buku bacaan. Kita mendapatkan keuntungan yang melimpah selain relasi, karena kita bertemu banyak orang dalam satu pertemuan. Kita juga bisa tahu isi dalam sebuah buku tanpa harus membacanya, mendapatkan ilmu dan pengalaman menyenangkan dan tak terlupakan.

Berpartisipasi dalam kegiatan taman baca menjadi hal yang wajib dilakukan setidaknya sekali seumur hidup. Bukan hanya kaum intelektual yang harus membaca tapi siapa saja bisa membaca dan menyampaikan pendapatnya. Jika bukan mulai dari diri kita sendiri maka siapa lagi?

Bagikan Artikel Ini
img-content
Aisah Imaydah

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua