Menembus Belenggu Rasisme Menuju Masyarakat yang Inklusif dan Bermartabat

Kamis, 20 Juni 2024 12:34 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Rasisme dan intoleransi itu tidak hanya membuat orang lain sakit hati, tetapi bisa merusak masa depan orang lain. Perundungan dan diskriminasi bisa membuata orang lain trauma, dan kehilangan kepercayaan diri.

Hello Guys! Pernah dengar isu tentang rasisme dan intoleransi? Gimana ya rasanya kalo di-bully atau dihina gara-gara beda warna kulit, suku, agama, atau yang lainnya? Gak enak banget pasti kan?

Masih banyak nih yang ngalamin hal itu di lingkungan masyarakat. Dunia yang penuh perundungan dan diskriminasi sepertinya tidak baik deh. Makanya, penting banget nih buat kita tanamkan edukasi anti-rasisme dan toleransi di kalangan masyarakat!

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tapi sebelum itu, apa sih rasisme dan toleransi?

Rasisme itu adalah prasangka dan perilaku yang didasarkan pada ras atau etnis seseorang. Rasisme bisa berupa perundungan, diskriminasi, dan bahkan kekerasan. Orang yang rasis biasanya menganggap rasnya lebih unggul dari pada ras lainnya dan merendahkan orang lain yang berbeda dengan mereka. 

Sedangkan, toleransi adalah sikap menghargai dan menghormati perbedaan. Orang yang memiliki sifat toleransi pasti menerima dan menghormati orang lain meskipun mereka berbeda dalam hal ras, suku, agama, gender, atau apa pun itu. Toleransi sangatlah penting untuk menciptakan masyarakat yang damai dan inklusif di mana semua orang merasa diterima dan dihargai.

Kenapa penting banget memberikan edukasi anti-rasisme dan toleransi dikalangan masyarakat?

1. Membuat Lingkungan Aman dan Nyaman

Coba kita bayangkan kalau semua orang bisa bermain atau berinteraksi dengan nyaman, tanpa takut dirundung atau takut tidak di terima di lingkungannya. Lingkungannya pasti akan menjadi tempat ternyaman, bukan tempat yang membuatnya merasa tertekan. Jika di lingkungannya terasa aman dan nyaman maka masyarakat akan hidup lebih tenang dan senang.

2. Hentikan Perundungan dan Diskriminasi

Rasisme dan intoleransi itu tidak hanya membuat orang lain sakit hati, tetapi bisa merusak masa depan orang lain. Perundungan dan diskriminasi bisa membuata orang lain trauma, dan kehilangan kepercayaan diri. Mari kita belajar bersama untuk memulai hidup dengan damai, saling menghormati, dan saling menghargai perbedaan apapun itu. Dengan demikian maka anti-rasisme dan toleransi, bisa kita ciptakan di lingkungan yang bebas dari perundungan dan diskriminasi.
3. Belajar Berfikir Kritis dan Peduli Kepada Orang Lain

Edukasi tentang  anti-rasisme dan toleransi mendorong kita untuk berpikir kritis tentang stereotip dan prasangka, serta mengembangkan empati terhadap orang lain. Kita belajar untuk memahami berbagai sudut pandang dan menghargai perbedaan. Dengan begitu kita bisa menjadi manusia yang lebih baik yang tidak gampang menghakimi orang lain dan selalu terbuka untuk belajar dari berbagai sudut pandang.

4.  Siap Hadapi Masa Depan

Dunia makin terhubung dan kita harus bisa hidup berdampingan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Gak mau kan jadi orang yang tertinggal dan gak bisa beradaptasi dengan perubahan zaman? Di masa depan, kita akan bekerja sama dengan orang-orang dari berbagai negara, budaya, dan agama. Edukasi tentang anti-rasisme dan toleransi membantu kita untuk mempersiapkan diri untuk masa depan yang penuh dengan keragaman.

Seseorang yang melakukan diskriminasi terhadap SARA di Indonesia dapat dijerat Pasal 15 UU 40/2008 yang menyebutkan:
Setiap orang yang dengan sengaja melakukan pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pemilihan berdasarkan pada ras dan etnis yang mengakibatkan pencabutan atau pengurangan pengakuan, perolehan atau pelaksanaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam suatu kesetaraan di bidang sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau denda paling banyak Rp100 juta.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Mochammad Jaka

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua