Dinamika Demokrasi di Indonesia Pada Era Pemerintahan Joko Widodo

Senin, 24 Juni 2024 23:07 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pembungkaman demokrasi yang dilakukan reim Jokowi tidak ada bedanya dengan penguasa. Bedanya, yang lalu menggunakan cara kekerasan fisik, sedang kini dengan memanfaatkan sistem yang ada. 

Potret diperoleh dari internet

Berbicara tentang demokrasi salah satu hal yang sangat urgen untuk kita uraikan dan kemudian kita praktekkan dalam kehidupan kita setiap hari di dalam masyarakat. demokrasi ini saya kira tidak asing lagi ditelinga kita untuk mendengar istilah tersebut. Tetapi sebelum masuk dalam pembahasan demokrasi di indonesia, saya coba untuk menguraikan dulu apa itu demokrasi.

Demokrasi ialah salah satu paham yang memberikan kebebasan bagi semua warga negara untuk mengambil bagian dalam memutuskan sesuatu yang akan disepakati secara bersama-sama, jadi kesimpulannya demokrasi itu kesepakatan bersama-sama. 

Indonesia ialah salah satu negara yang menganut paham demokrasi. Jika anda adalah warga negara indonesia tentulah anda merasakan dan mempraktikkan bagaimana dinamika demokrasi di indonesia. perkembangan demokrasi di Indonesia mengalami kemajuan yang cukup drastis masa orma,orba, pada masa reformasi hingga pada masa kini ini sebuah apresiasi yang sangat luar biasa bagi bangsa kita.

Demokrasi yang ada di indonesia salah satu demokrasi liberal. Perkembang demokrasi pada masa rezim pemerintahan Jokowi Dodo mengalami sebuah kemajuan dari pemerintahan sebelumnya walaupun pemerintahan pada masa pemerintahan presiden Jokowi rezim melakukan berbagai macam cara dalam pembungkaman demokrasi akan tetapi inti-inti sistem demokrasi itu tetap ada. Pembungkaman demokrasi tersebut secara lewat sistem-sistem yang dibuat kemudian secara fisik seperti pembubaran masa aksi, larangan mahasiswa berdiskusi dIl. 

Dinamika ruang demokrasi di indonesia hanya dirasakan oleh segelintir orang saja, Seperti para borjuasi dan oligarki dIl yang memiliki raung-ruang demokrasi tersebut. Ruang-ruang demokrasi ini para borjuasi dan oligarki tersebut menggunakan berbagai macam cara untuk membungkam demokrasi. Lewat cara sistem yang dikeluarkan dan penggunaan secara fisik .

Para borjuasi tersebut memiliki ruang-ruang demokrasi untuk berinteraksi dIl, dan oligarki ini ialah orang yang memiliki kekuasaan dalam pemerintahan, seperti politisi dan pejabat-pejabat publik dll. oligarki ini identik dengan para penguasa yang memiliki kekuasaan dalam menggerakkan negara. Kaloh pertandingan sepak sepak bola bisa sebut “tim pemain pemain” yang akan memainkan boleh tersebut arah kemana. 

Oligarki di indonesia sangat-sangatlah nyata bagaimana mereka menggunakan kekuasaannya tersebut dalam memainkan perannya dari berbagai macam cara dalam pembungkaman demokrasi. Seperti contoh-contoh kebelakangan ini dimana para pejabat yang anti akan kritikan ini sebuah hal-hal yang paling memuakan. Bagaimana praktek-praktik demokrasi tersebut akan dibungkam dan menakut-nakuti masyarakat berkumpul,berekspresi dan berpendapat. pada hal jika kita berbicara tentang kritik, kritik ini sebuah hal yang paling krusial dan inti dari sebuah demokrasi bagaimana sebuah negara untuk berekspresi dan mengeluarkan pendapatnya.  

Memang menurut survei indeks demokrasi pada masa pemerintahan presiden Jokowi Dodo kemajuan dan perkembangan demokrasi naik drastis, walaupun pada masa pemerintahan Jokowi Dodo indeks demokrasinya naik-turun akan tetapi bisa kita akui hal itu bahwa indeks demokrasi di indonesia meningkat drastis dan hal ini kita semua bisa kita akui hal itu.

Dalam uraian diatas tersebut saya sudah menguraikan bagaimana cara-cara pembungkaman demokrasi yang di lakukan oleh reim pemerintahan Jokowi tidak ada bedanya praktik-praktik pembungkaman demokrasi pada rezim-rezim sebelumnya. Hanya saja pada masa era pemerintahan sebelumnya menggunakan kekerasan fisik, sedang pada masa pemerintahan Jokowi pembungkaman dilakukan lewat sistem yang dikeluarkan. 

 

Pada artikel tersebut penulis mengkaji dan menganalisis hal tersebut sejak tahun 2023.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua