Kampanye Crowdfunding sebagai Bentuk Bela Negara: Inovasi dan Partisipasi Generasi Muda

Selasa, 25 Juni 2024 07:13 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, bela negara merupakan tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan Negara dari berbagai ancaman.

Sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Usaha bela negara yang dapat dilakukan oleh warga negara dapat dilaksanakan melalui pembinaan kesadaran bela negara dengan menanamkan nilai-nilai dasar bela negara, yang meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, dan kemampuan awal bela negara.

Wujud bela negara saat ini tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi diperluas pada berbagai aktivitas dan sikap yang menunjukkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap negara. Hal-hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menunjukkan sikap bela negara diantaranya mematuhi hukum, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati simbol negara, meningkatkan pendidikan dan literasi, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Selain itu, hal yang menjadi isu pada era saat ini yaitu menunjukkan sikap bela negara dengan cara menggunakan teknologi dengan bijak.

Teknologi digital yang terus berkembang saat ini tentu menjadi peluang besar dalam meningkatkan semangat bela negara, khususnya bagi generasi muda. Penggunaan teknologi dalam bela negara dapat dilakukan dengan menyebarkan informasi yang positif, memerangi hoaks/informasi yang tidak benar, atau dengan mendukung kampanye sosial yang memajukan nilai-nilai kebangsaan. Berdasarkan hal tersebut, teknologi digital memungkinkan generasi muda untuk berpartisipasi dalam berbagai inisiatif bela negara, salah satunya yaitu dengan mendukung misi-misi sosial yang membangun dan memperkuat negara melalui kampanye crowdfunding.

Saat ini, kampanye crowdfunding telah menjadi fenomena baru dalam partisipasi sosial ekonomi. Kampanye ini menjadi salah satu alat yang kuat dalam memobilisasi dukungan finansial, khususnya untuk berbagai inisiatif sosial, ekonomi, dan lingkungan. Crowdfunding atau urun dana sendiri merupakan salah satu metode pengumpulan dana yang melibatkan masyarakat luas. Secara teknis, metode ini melibatkan banyak orang yang memberikan dananya untuk suatu tujuan yang telah ditetapkan oleh satu pihak.

Dalam konteks bela negara, kampanye crowdfunding tidak hanya menjadi sarana untuk menggalang dana, tetapi juga sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pembangunan dan kemajuan negara. Kampanye ini memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung dalam mendukung proyek-proyek yang dianggap penting bagi pembangunan negara. Beberapa contoh proyek terkait bela negara yang berhasil didanai melalui crowdfunding diantaranya pembangunan infrastruktur lokal seperti pembangunan jembatan yang menghubungkan desa-desa terpencil dengan pusat kota, peningkatan akses dan kualitas pendidikan seperti membangun sekolah dan memberikan bantuan pendidikan, konservasi lingkungan seperti membersihkan pantai dari sampah plastik, bantuan kemanusiaan dalam bencana seperti menyediakan bantuan medis dan perlengkapan darurat, serta kesehatan masyarakat seperti program imunisasi massal atau bantuan akses terhadap layanan kesehatan dasar.

Selain itu, crowdfunding sebagai bentuk bela negara memiliki beberapa manfaat, salah satunya yaitu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Dalam hal ini, platform crowdfunding pada umumnya menyediakan laporan terbuka kepada para donatur terkait penggunaan dana yang dikumpulkan sehingga membangun kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan dari masyarakat. Crowdfunding juga dapat memperkuat rasa kepemilikan dan solidaritas dalam masyarakat. Hal ini dikarenakan ketika seseorang memutuskan untuk berpartisipasi ke dalam salah satu kampanye crowdfunding maka orang tersebut sudah memiliki rasa simpati dan solidaritas terhadap sesama warga negara.

Meskipun begitu, masih terdapat beberapa tantangan dalam memanfaatkan penggunaan crowdfunding. Salah satunya yaitu kemampuan akses terhadap teknologi dan literasi digital di Indonesia yang masih belum merata. Hal ini menjadi penting karena tanpa adanya literasi digital yang baik maka penggunaan crowdfunding ini rentan disalahgunakan sehingga masyarakat yang kurang teredukasi dengan baik dapat menjadi korban dari penyalahgunaan ini. Oleh karena itu, peran pemerintah dan lembaga terkait sangat penting untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki akses yang setara terhadap teknologi dan edukasi digital diperlukan untuk berpartisipasi dalam kampanye crowdfunding dengan aman.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, diperlukan strategi untuk mengoptimalkan penggunaan crowdfunding. Beberapa hal yang dapat dilakukan diantaranya edukasi dan peningkatan kesadaran publik tentang potensi crowdfunding serta kolaborasi antar sektor untuk memperluas jangkauan dan dampak positif yang dihasilkan. Dengan begitu, kampanye crowdfunding dapat menjangkau lebih banyak orang, meningkatkan jumlah dana yang dikumpulkan, dan menciptakan dampak sosial yang lebih besar bagi masyarakat.

Namun, perlu diingat bahwa kampanye crowdfunding bukan merupakan solusi yang dapat berlaku untuk semua tantangan pembangunan nasional. Meskipun begitu, dengan pengelolaan yang baik dan partisipasi yang menyeluruh, kampanye ini dapat menjadi sarana yang efektif dalam memperkuat semangat bela negara, mengerahkan sumber daya untuk kepentingan bersama, dan memperkuat persatuan dan kesatuan nasional.

Berdasarkan hal tersebut, partisipasi dalam kampanye crowdfunding dapat menjadi salah satu bentuk implementasi dari nilai-nilai dasar bela negara, diantaranya memberikan kontribusi pada kemajuan bangsa dan negara serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Dengan demikian, kampanye crowdfunding tidak hanya merupakan inovasi dalam pengumpulan dana, tetapi juga menjadi wujud nyata dari semangat bela negara yang dapat dilakukan generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan untuk Indonesia.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Yessy Verawati

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua