Pengaruh Transfer Seorang Pemain Sepakbola Terhadap Kesuksesan Sebuah Klub

Selasa, 25 Juni 2024 19:45 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Dlam proses transfer pemain biasnaya melibatkan sejumlah uang, dan ini menjadi daya tarik dalam bisnis olahraga. Lantas seberapa pengaruh transfer pemain sepakbola bagi kesuksesan sebuah klub?

Seperti yang kita ketahui dalam dunia sepakbola terdapat sistem transfer pemain. Transfer pemain merupakan sistem perekrutan atau pindahnya seorang pemain profesional sepakbola yang masih terikat kontrak dengan klub sebelumnya dan pindah menuju klub yang membelinya. Dalam proses transfer ini terdapat sejumlah uang yang menjadi daya tarik dalam bisnis olahraga ini.

Dalam dunia transfer sepakbola terdapat banyak pemain dengan harga pasar yang berbeda-beda, terlebih lagi di Eropa, benua dimana harga pemain dapat mencapai ratusan juta euro. Kebijakan sebuah klub juga menentukan transfer pemain sesuai kebutuhan tim. Banyak hal yang dipertimbangkan oleh sebuah klub untuk melakukan transfer pemain, seperti kualitas dan potensi pemain, gaya permainan untuk mendukung taktik sebuah tim, hingga upaya menaikkan nama dari klub tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Transfer pemain tidak hanya memberikan guncangan dalam dunia sepakbola dan media dengan pindahnya seorang pemain menuju sebuah klub, tetapi juga nominal harga dari transfer itu sendiri dapat membuat guncangan bagi harga transfer pemain. Contohnya seperti transfer yang dilakukan oleh klub Real Madrid. Pada 2013 Real Madrid membeli Gareth Bale dari Tottenham Hotspur dengan biaya 100 juta euro. Ini harga transfer fantastis pada saat itu dan menjadi pemantik kenaikan harga transfer pemain. Transfer Gareth Bale pada masa itu sempat memecahkan rekor dunia sebagai pemain yang mengawali transaksi nominal lebih dari 100 juta euro. 

Namun dalam transfer pemain juga terdapat istilah free agent atau bebas transfer yang dimana sebutan tersebut diberikan bagi pemain yang didapatkan secara cuma-cuma, faktor utama kenapa pemain tersebut menjadi free agent adalah karena kontrak dengan klub lamanya telah habis sehingga pemain tersebut tidak memiliki keterikatan apapun dalam urusan transfer pemain, free agent juga bisa terjadi apabila seorang pemain tidak mendapatkan tempat di skuad utama tim, seperti contohnya pada tahun 2022, Xavi Simons didatangkan oleh PSV Eindhoven dari Paris Saint-Germain dengan cuma cuma, karena pada saat itu Simons tidak mendapatkan tempat utama di skuad Paris Saint-Germain.

Pada dasarnya sebuah klub melakukan transfer pemain, baik dengan harga mahal atau murah untuk membuat klub menjadi jauh lebih maju dengan memenangkan ajang ajang bergengsi dalam sepakbola, tapi terkadang semuanya tidak sesuai dengan harapan yang di inginkan.

Di dunia sepakbola dalam 10 tahun terakhir banyak dari klub yang sudah mengeluarkan sejumlah uang yang besar tetapi tak mendapatkan hasil yang sesuai diharapkan, seperti kedatangan Harry Kane dari Tottenham Hotspur menuju klub raksasa Jerman yakni Bayern Munchen pada tahun 2023 dengan harga 100 juta euro atau senilai dengan 1,66 triliun rupiah.

Bintang Inggris itu sebelumnya selalu tampil memuaskan dan cukup stabil bersama Tottenham Hotspur. Layaknya sebagai mesin gol, ia merupakan salah satu striker mematikan yang pernah dimiliki Tottenham Hotspur. Sebagai ujung tombak dari lini depan Tottenham Hotspur pada tahun 2017 ia pernah melampaui rekor gol liga Inggris terbanyak yang pernah diciptakan dalam satu tahun kalender yakni milik Alan Shearer dengan torehan 36 gol. Harry Kane berhasil menorehkan 39 gol.

Dengan perjalanan yang menakjubkan pastinya Bayern Munchen menaruh harapan besar dengan dibelinya Harry Kane dari Tottenham Hotspur. Bayern Munchen pada saat itu tak memiliki striker murni setelah hengkangnya Lewandowski dari Bayern Munchen menuju Barcelona. Harry Kane diberikan kepercayaan penuh oleh Bayern Munchen dan The Bavarian (fans Bayern Munchen) untuk membawa trofi kembali ke kota Munich. Tetapi hasilnya tak sesuai dengan yang diharapkan. musim 2023-24 Bayern Munchen harus puas di posisi ketiga dibawah Bayern Leverkusen dan VFB Stuttgart.

Saat itu Bayern Munchen hanya mampu memperoleh 72 poin walaupun Harry Kane menjadi top skor dengan perolehan 36 gol di musim ini, Pada ajang Liga Champions Bayern Munchen pun harus takluk dengan raksasa Spanyol yakni Real Madrid di semifinal Liga Champions. Kekalahan agregat 4-3 membuat Bayern Munchen harus puasa trofi di musim ini, kedatangan Harry Kane dengan harga yang mahal justru membuat Bayern Munchen menurun, padahal di musim sebelumnya Bayern Munchen berhasil menjuarai beberapa ajang bergengsi seperti DFB Pokal dan Bundesliga.

Tak sedikit juga klub yang membeli pemain dengan harga yang murah tetapi berhasil membuat klub jauh lebih maju seperti yang dilakukan oleh Liverpool pada tahun 2017. Saat itu Liverpool melakukan transfer Mohamed Salah dari klub Italia yakni AS Roma, sebelum namanya sebesar sekarang. Mo Salah hanya dikenal sebagai pemain Mesir biasa yang sedang meniti karir di Italia.

Karena bintang Mesir itu dulunya dibeli dengan harga hanya 36,9 juta pounds dengan kontrak 3 musim, tetapi semua berbanding terbalik, pemain dengan harga jauh relatif lebih murah dapat membuktikan kualitasnya diatas rumput hijau dengan sangat maksimal. Mo Salah membuktikan kualitas dirinya secara maksimal.

Bersama The Reds Mo Salah mempersembahkan penampilan terbaiknya dengan memenangkan berbagai macam trofi bergengsi sekaligus membantu menyudahi Liverpool dari puasa gelar Liga Inggris. Kontribusi Mo Salah sebagai sayap kanan membuat lini serang skuad Liverpool menjadi tombak yang mematikan.  Ditambah lagi Liverpool pada masa itu terkenal dengan trio FirManSah (Firminho, Mane, dan Salah), Mo Salah sukses mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Inggris musim 2019-2020 dengan selisih 18 poin dari Manchester City. Ini merupakan trofi penting yang di dapatkan oleh Liverpool karena pasalnya Liverpool terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada tahun 1989-1990.

Tak hanya itu, saat berseragam The Reds Mo Salah mempersembahkan Piala Champions, Piala Dunia Antar Klub yang diselenggarakan resmi oleh FIFA dan Piala Super Eropa. Kedatangan Mo Salah membuka pintu kesuksesan bagi Liverpool pada masa itu, dengan dampak luar biasa yang diberikannya membuat Liverpool layaknya sang singa raja hutan karena pada musim tersebut Liverpool merupakan salah satu tim yang paling mengerikan di eropa.

Terkadang sebuah hal ada harga ada kualitas nya, tetapi dengan segala pencapaian yang sudah Mo Salah raih membuktikan tak selamanya suatu hal dengan harga murah tak sesuai dengan kualitasnya. Pemain dengan harga 36 juta pounds dapat mempersembahkan berbagai macam trofi bergengsi dari kelas lokal hingga sekelas eropa bagi klub nya. 

Meskipun begitu tak ada jaminan yang kuat mengenai pemain dengan harga tinggi bisa memberikan dampak yang besar bagi kesuksesan sebuah klub, tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa dengan harga tinggi bisa memberikan dampak yang begitu besar, begitupun dengan pemain dengan harga yang jauh lebih murah, kita tak bisa menilai suatu hal hanya dari harga nya, tetapi hanya pemain tersebut lah yang dapat membuktikan kualitas dirinya untuk perkembangan karir ke depannya.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Muhammad Akbar

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua