Makanan Khas Maluku yang Menjadi Menu Favorit Keluarga

Sabtu, 29 Juni 2024 06:29 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Makanan khas mMluku banyak sekali, namun yang paling sering disantap, antara lain, papeda, nasi lapola, gohu ikan, dan sambal colo-colo.

Makanan khas Maluku banyak sekali, namun yang paling sering disantap adalah papeda, nasi lapola, gohu ikan, dan sambal colo-colo. Selain kekayaan perkebunannya,  aluku juga terkenal dengan hasil laut yang melimpah. Jadii lumrah, makanan khas Maluku kebanyakan menggunakan ikan laut sebagai bahan utamanya.

Berbicara tentang Maluku, masyarakat yang tinggal di sana memiliki makanan pokok yang berbeda dengan masyarakat yang tidak berada di Indonesia Timur. Jika sebagian besar masyarakat Jawa misalnya menjadikan nasi sebagai makanan pokoknya, maka di Maluku menjadikan sagu sebagai makanan pokoknya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meski begitu, Maluku tetap menyimpan kekayaan kuliner yang mampu membuat siapa pun jatuh hati. Nah berikut ini kami akan memberikan informasi mengenai beberapa Makanan Khas Maluku. 

Rekomendasi Makanan Khas Maluku

Papeda

Papeda merupakan makanan khas maluku yang sangat disukai masyarakatnya. Makanan khas papua ini sangat terkenal di maluku dan papua. Papeda merupakan makanan tradisional yang terbuat dari tepung sagu yang diolah hingga berubah bentuk menjadi bubur yang lengket dan kental.

Papeda memiliki warna putih dengan rasa yang hambar. Makanan ini biasanya disajikan dengan ikan tuna atau ikan mubara yang telah dibumbui dengan kunyit. Makanan papeda ini mengandung serat, kalori, dan juga nutrisi. Saat disajikan, papeda harus dituang ke piring menggunakan sumpit. Cara pengambilan papeda yang unik ini terkadang menggugah rasa penasaran pengunjung yang datang ke Maluku.

Kasbi Komplet

Kepulauan Maluku terkenal dengan makanan pokoknya bukan nasi atau nasi, melainkan jenis karbohidrat lain seperti papeda yang terbuat dari sagu. Selain sagu, maluku juga mempunyai makanan khas yang berbahan dasar karbohidrat selain nasi yaitu kasbi atau singkong.

Kasbi juga memiliki rasa yang hambar seperti papeda. Karena rasanya yang hambar, kasbi lebih sering disajikan bersama menu pelengkap lainnya. Kasbi yang disajikan dengan lauk pauk disebut kasbi lengkap. Kasbi lengkap terbuat dari singkong rebus, ubi rebus, atau talas rebus yang dimakan bersama.

Ditambah menu pendamping seperti tumis kangkung, bunga pepaya, ikan bakar bumbu rica, sayur bunga pisang, dan ikan kohu-kohu puri. Kasbi ori juga nikmat jika disajikan sederhana dengan colo-colo atau sambal khas maluku.

Gohu Ikan

Kini, bukan hanya di Korea dan Jepang saja yang memiliki menu kuliner daging mentah. Di Indonesia khususnya maluku juga terdapat makanan khas yang berbahan dasar daging ikan mentah. Di Maluku Utara, khususnya Ternate, Anda bisa menemukan makanan berbahan dasar ikan mentah yang disebut gohu ikan.

Ikan yang digunakan umumnya tuna atau cakalang yang disajikan mentah. Membuat ikan gohu sangat sederhana dan mudah. Pertama, daging ikan dipotong dadu, dicuci bersih, lalu ditaburi garam dan air jeruk nipis. Kemudian, masukkan daun kemangi yang sudah dicuci bersih, lalu diamkan adonan beberapa menit.

Untuk menambah nafsu makan, masyarakat Ternate biasanya menambahkan bumbu tumis berupa bawang merah cincang dan cabai rawit lalu ditaburkan pada adonan ikan lalu disajikan.

Ikan Asar

Kepulauan Maluku yang dikaruniai kekayaan laut oleh Tuhan ibarat buah manis yang selalu bisa dinikmati warganya. Di Ambon terdapat makanan khas maluku berbahan dasar ikan yang terkenal tidak hanya di wilayah maluku saja, bahkan sudah menyebar ke luar maluku hingga negara-negara eropa seperti belanda.

Nama makanan ini adalah ikan asar atau ikan asap. Makanan ini biasanya dibuat dari ikan tuna dan cakalang. Tuna dan cakalang sering dipilih karena dagingnya tahan lama saat dan setelah diasapi.

Biasanya ikan asar banyak dibeli wisatawan sebagai oleh-oleh. Tingkat ketahanannya lama, maksimal 7 hari. Ikan asar biasanya dijual dengan harga Rp 20.000 – Rp 50.000. Dalam penyajiannya ikan asar semakin nikmat jika ditemani dengan nasi dan sambal colo yang juga berasal dari maluku.

Acar Kuning

Acar adalah makanan yang terdiri dari berbagai macam sayuran padat seperti wortel, mentimun, dan bawang bombay yang direndam dalam kuah dengan rasa asam. Biasanya acar menjadi menu pelengkap di restoran. Di maluku memiliki menu favorit yang bernama acar kuning.

Acar kuning ini menggunakan rebung sebagai bahan utamanya. Acar kuning sangat terkenal di kepulauan maluku. Bahan-bahan yang dipilih untuk membuat acar antara lain rebung, kecipir muda, bawang merah, cabai merah, timun, nanas, dan daun salam.

Beberapa bahan tersebut kemudian digiling. Setelah semua bahan siap untuk diolah, proses selanjutnya adalah menumis semua bahan dan bumbu halus. Jika sudah matang, acar kuning bisa langsung dihidangkan sebagai pendamping nasi dan lauk pauk.

Kue Asida

Kue asida menjadi jajanan khas maluku yang digemari oleh anak mudanya. Menurut sejumlah warga Maluku, kue asida merupakan makanan yang terinspirasi dari budaya Timur Tengah. Biasanya kue asida sering dibuat saat bulan Ramadhan untuk dijadikan hidangan berbuka puasa.

Karena kue asida mempunyai rasa yang manis, maka masyarakat muslim yang tinggal di provinsi maluku memilih jajanan khas tanah air ini sebagai menu berbuka puasa. Selain masyarakat muslim, kue asida juga disukai oleh masyarakat non muslim di ibu kota provinsi maluku ini.

Kue Bagea

Kue bagea merupakan jajanan khas maluku berupa kue yang mudah ditemukan. Jajanan yang hanya bisa ditemukan di provinsi maluku ini memiliki rasa dan tekstur kue yang enak, renyah dan gurih. Kue bagea umumnya berbentuk bulat dengan permukaan tampak retak-retak. Warna kue ini krem. Kue bagea terbuat dari bahan sagu sehingga memiliki rasa yang gurih. 

Selain sagu, ada juga bahan lain yang ditambahkan seperti kayu mansi dan berbagai jenis kacang-kacangan. Salah satu kue yang populer di Maluku yaitu kue bagea kenari. Untuk buah kenari, masyarakat maluku menggunakan buah kenari yang berasal dari pulau makian, maluku utara, dimana daerah tersebut dikenal dengan nama pulau kenari. Kue bagea paling enak disantap bersama kopi atau teh panas.

Gatang Kenari

Jika menyebut Ternate, orang yang pernah berkunjung ke sana pasti langsung teringat dengan gatang kenari atau ketam kenari. Makanan khas maluku ini terbuat dari kepiting kenari. Di tempat asalnya, kepiting kenari sebenarnya merupakan hewan yang dilindungi.

Namun demi pariwisata, sejumlah restoran di Ternate mengantongi izin menyajikan kuliner berbahan dasar rajungan. Karena populasinya yang sedikit, harga satu porsi rajungan dibanderol hingga 350 ribu rupiah. Alasan lain mengapa kepiting kenari begitu mahal adalah karena kepiting kenari hanya ditemukan di alam Halmahera.

Demikian ulasan tentang Makanan Khas Maluku yang Menjadi Menu Favorit Keluarga seperti yang dilansir alexistogel, Semoga bermanfaat.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Refa Muhammad

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua